Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-06-2014
  • 593 Kali

Sebanyak 640 Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Diwisuda

News Room, Rabu ( 18/06 ) Tingginya angka pengangguran di Indonesia hingga bulan Nopember 2013 mencapai 7,39 juta orang. Tingginya angka pengangguran ini, salah satunya didominasi lulusan perguruan tinggi yang mencapai 5,04 persen atau sekitar 360.000 orang. Ironisnya, lulusan perguruan tinggi hanya menyumbang 6,30 persen atau 6,98 juta orang dari 110 juta orang tenaga kerja di Indonesia. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si saat mewakili Bupati Sumenep pada acara Wisuda XI STKIP PGRI Sumenep Tahun 2014 dilaksanakan di Graha Adipoday Sumenep, Rabu (18/06). Selanjutnya, penyebab lainnya karena rendahnya daya saing. Baru-baru ini, world economic forum melansir, daya saing Indonesia berada di peringkat 38 dari 180 negara di dunia. Atau masih jauh dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya. “Kemudian, menurunnya kualitas moral anak bangsa. Jika mencermati masalah ini, memang sangat normatif, tidak bisa diuraikan dengan angka secara pasti. Tapi, tentunya berbagai kasus amoral yang terjadi akhir-akhir ini, menguatkan semua itu,”ungkapnya. Karena itu, para calon-calon tenaga pendidik, diharapkan memberikan konstribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep. Sebab, seorang pendidik itu memiliki derajat mulia. Sampai-sampai Aristoteles pernah mengatakan : “Orang yang mendidik anak-anak itu lebih dihormati daripada orangtua. Jika orang tua hanya memberikan nafkah hidup, maka pendidik memberikan seni kehidupan dengan baik.” Dan seorang pendidik bukan hanya diharapkan memiliki komptensi yang memadai, tetapi juga diharapkan memiliki semangat, dedikasi dan jiwa keteladanan. Dan ditangan pendidik, masa depan pendidikan di Sumenep digantungkan. Sementara Ketua STKIP PGRI Sumenep, Dr. Musaheri, M.Pd, MM, sebanyak 640 mahasiswa STKIP PGRI Sumenep yang diwisuda tahun ini diharapkan dapat mengembangkan ilmu dan pengetahuannya, serta tanggap menyikapi perkembangan. Disamping itu, juga harus pandai menangkap peluang dan selalu mengembangkan diri, serta menjadi pelopor kemajuan dan mampu mencari solusi. “Kami harapkan, mereka dapat menunjukkan kemampuannya, serta bisa dipercaya dan terpercaya, sehingga bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada,”ungkapnya. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua PPLP PTPGRI Sumenep. Drs. H. Sunardi, M.Pd jika STKIP PGRI Sumenep yang saat ini dikenal dengan kampus “Taneyan Lanjhang”, terus mampu berbenah dan membangun kebersamaan dan persahabatan dengan seluruh komponen yang ada. “Saya optimis dengan selalu berimajinasi dan bersinergi Kampus Taneyan Lanjhang akan menjadi lebih baik dan maju, serta lebih berkembang dan berkualitas,”tambahnya. ( Ren, Esha )