News Room, Rabu ( 10/12 ) Test tulis rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) tahun 2008 mendapat atensi khusus petinggi Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bupati KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM, Wakil Bupati Drs. H. Moch. Dahlan, MM, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, H. Fen. A. Effendy Said, SE, M.Si, MM memantau ke sejumlah lokasi test CPNS, Rabu (10/12). Ditemui disela-sela pantuannya di Unija Sumenep, Bupati mengatakan, secara umum pelaksanaan test tulis seleksi penerimaan CPNSD berjalan lancar dan kondusif, sebab dari kunjungannya ke sejumlah lokasi tidak menemukan persoalan dan kendala yang berpotensi menghambat, bahkan menodai pelaksanaannya. Terkait dengan angka kehadiran peserta memang ada sejumlah pesrta test yang tidak mengikuti test. "Hanya saja, panitia belum tahu pasti berapa jumlah peserta yang tidak ikut test, tapi dari hasil pantuan di 2 lokasi, yakni Gedung Nasional Indonesia (GNI) yang tidak ikut test sekitar 20 orang, dan di Gedung KORPRI sebanyak 19 orang, dan itu tidak masalah bagi panitia, sebab itu merupakan hak dari peserta sendiri apakah mau ikut atau tidak,"tegasnya. Bupati menyatakan, pemerintah Kabupaten dalam rekrutmen CPNSD kali ini hanya sebatas pelaksana, sedangkan terkait dengan materi test, pengoreksian lembar jawaban computer dan perankingan nilai merupakan tanggung jawab ITS Surabaya. Pelaksanaan rekrutmen CPNSD kali ini akan berlangsung obyektif dan tidak ada istilah KKN bagi siapun peserta test. Sementara itu, peserta test CPNSD Kabupaten Sumenep tahun 2008 ini berjumlah 6.250 orang yang terdiri dari formasi tenaga guru 4.495 orang, formasi tenaga kesehatan 769 dan formasi tenaga teknis sebanyak 986 orang, sedangkan kebutuhannya sebanyak 351 orang yang meliputi formasi guru 251 orang, kesehatan 70 orang dan teknis sebanyak 30 orang. Untuk pelaksanaan test CPNSD ini Pemerintah Kabupaten Sumenep menyediakan lokasi test sebanyak 22 tempat dengan melibatkan penanggung jawab 22 orang, wakil penanggung jawab 18 orang, koordinator pengawas 51 orang, pengawas 551 orang, tenaga kesehatan 26 orang dan tim teknis kepegawaian sebanyak 49 orang, bahkan untuk pengamanan menerjukan petugas kepolisian 136 orang, Satpol PP 49 orang, dan Dinas Perhubungan 50 orang. ( Yasik, Esha )