News Room, Rabu ( 06/11 ) Sebanyak 50 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sumenep mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Guru PUAD yang diselenggarakan UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Batuan Sumenep melalui dana APBN. Ketua Tim Pengegrak PKK Kabupaten Sumenep, Nur Fitriyana Busyro Karim ketika membuka kegiatan Diklat yang dilaksanakan di aula SKB Batuan, Rabu (06/11) mengaku sangat mendukung kegiatan Diklat bagi para guru PAUD tersebut. Hal itu dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas peserta didik. “Karena, dengan meningkatkan kualitas pendidik yang jelas, juga akan meningkatkan kualitas anak didik. Dengan melaksanakan teknis mendidik yang baik, tentu peserta didik akan bia cerdas dan memiliki kualitas yang baik pula,”ungkapnya. Diakui, istri Bupati Sumenep ini, dengan pola pembelajaran yang menggunakan quantum teaching, yakni anak tidak merasa terlalu dipaksa untuk mengikuti pelajaran, namun sambil diajak untuk bermain, anak didik tidak menyadari jika disana ada nilai pendidikan. “Jadi, anak didik merasa betah untuk belajar di sekolah dan mampu menyerap ilmu lebih efektif,”tambahnya. Sementara Kepala UPT SKB Batuan Sumenep, Hariyanto, M.Pd menjelaskan, melalui Diklat bagi para guru PAUD di Sumenep tersebut, disamping untuk peningkatan keilmuan bagi tenaga pendidik, juga bisa lebih mengasah tingkat kemampuan pendidikan, mulai tingkat dasar sesuai kurikulum nasional. Selanjutnya, nanti setelah mengikuti Diklat dasar tersebut, bisa melanjutkan ke Diklat lanjutan. Karena nantinya peserta akan mendapatkan sertifikat yang berguna untuk program akselerasi dan menambah SKS, yang biasanya ditempuh 3 tahun, bisa dengan 2 tahun dan seterusnya. “Peserta Diklat guru PAUD kali ini memang baru dilakukan untuk 50 peserta, dan 4 diantaranya dari kepulauan, yakni Kecamatan Sapekan, Arjasa, Raas dan Masalembu,”tambahnya. ( Ren, Esha )