News Room, Selasa ( 05/05 ) Sebanyak 384 peserta kejar Paket B di Kabupaten Sumenep, gagal ikut Ujian Nasional (UN) tahun 2015.
Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Drs. Misbahul Munir, M.Si, menjelaskan, sesuai data jumlah peserta kejar Paket B sebanyak 1.384 orang. Namun 384 diantaranya gagal ikut UN tahun ini.
"Ke-384 peserta Kejar Paket B yang gagal ikut UN tahun ini, 60 persen tersebar di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Kepulauan Sumenep. Sisanya berada di daratan," kata Misbahul Munir, Selasa (05/05).
Gagalnya 384 peserta kejar paket B untuk ikut UN, dikarenakan telat menyetor Buku Induk Warga Belajar Kejar Paket B.
"Buku induk itu merupakan syarat dalam mengikuti UN. Jadi terpaksa gagal ikut UN tahun ini," ujarnya.
Misbahul mengungkapkan, ratusan peserta kejar paket B yang gagal itu akan diikutkan UN tahun depan.
"Kalau tahun ini sudah tidak bisa, ya tahun depan mereka bisa ikut UN untuk kejar paket B," terangnya.
Sementara data tahun 2015 di Kabupaten Sumenep sebanyak 17.141 siswa SMP/MTs sederajat mengikuti ujian nasional. Terdiri dari untuk SMP sebanyak 6.709 siswa, MTs sebanyak 9.042 siswa, SMPLB 2 Siswa dan Paket B, 1.384 siswa. Peserta ujian nasional itu tersebar di 163 sekolah penyelenggara. ( Nita, Fer )