News Room, Kamis ( 30/07 ) Sebanyak 332 peserta Ujian Nasional (Unas) program Kejar Paket C 2009 dinyatakan tidak lulus ujian, perinciannya sebanyak 312 peserta dari warga belajar non formal dan sisanya 22 peserta merupakan siswa formal (SMA) yang tidak lulus Ujian Nasional 2009. Kasie Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Suherman mengatakan, siswa lulusan program Kejar Paket C memiliki kesempatan yang sama dengan siswa lulusan SMA, untuk melanjutkan pendidkkan di perguruan tinggi. Namun akibat jadwal pendaftaran penerimaan mahasiswa baru diperguruan negeri ditutup, otomatis warga belajar dan siswa lulusan Kejar Paket C hanya mempunyai peluang untuk mendaftarkan diri diperguruan tinggi swasta. â€ÂKarena merEka belum menerima ijazah program Kejar Paket C, kalau ingin mendaftarkan diri diperguruan tinggi untuk sementara hanya membawa surat keterangan lulus dari Dinas Pendidikan,â€Âtegasnya. Suherman menyatakan, bagi siswa yang tidak lulus ujian nasional program Kejar Paket C masih memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian susulan pada bulan Nopember 2009 mendatang. Sementara itu peserta ujian nasional non formal yang terdaftar mencapai 1.555 warga belajar dan yang mengikuti ujian sebanyak 1.377 warga belajar. Sedangkan siswa SMA yang tidak lulus ujian nasioanl 2009 seluruhnya berjumlah 194 siswa, namun yang mengikuti pelaksanaan ujian hanya sebanyak 109 siswa. Penanggung jawab pelaksana ujian nasional program Kejar Paket C non formal tersebar di 24 Kecamatan dan penanggung jawab pelaksana siswa formal (SMA) tersebar di 16 Kecamatan. ( Yasik, Esha )