Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-04-2017
  • 439 Kali

Sarankan Penebusan Raskin Bisa Melalui Bantuan BUM-Des

Medai Center, Rabu ( 19/04 ) Para meskipun kuota beras untuk masyarakat miskin (raskin) pada tahun 2017 untuk Kabupaten Sumenep bertambah sebanyak 11.638 ton dibandingkan tahun 2016 lalu. Namun, masyarakat belum bisa menikmati raskin tersebut, karena beberapa Desa tidak melakukan penebusan raskin.

Menurut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab Sumenep, Ir. Heri Kuncoro Pribadi, M.Si kepada wartawan, Rabu (19/04) mengungkapkan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial, jatah raskin tahun ini sebanyak 128.016 ton, lebih banyak dibanding tahun 2016 yang hanya 116.378 ton.

“Kami sangat menyayangkan jika penambahan jatah raskin ini kemudian tidak segera dinikmati masyarakat miskin,” ungkapnya.

Karena itu, Heri berharap para Kepala Desa bisa melakukan penebusan raskin tahun ini, agar masyarakat miskin bisa menikmati raskin seperti yang diharapkan, karena program raskin ini sangat penting dilakukan untuk membantu masyarakat miskin dengan harga beras yang sangat jauh dibawah pasaran.

Bahkan Heri berharap, pemerintahan di Desa mengambil langkah, seperti dengan memanfaatkan bantuan BUM-Des untuk melakukan penebusan raskin terlebih dahulu, dan kemudian masyarakat menebusnya. Karena ini, tentunya merupakan salah satu langkah tepat dalam membantu masyarakat di Desa.

Bahkan, berkaitan dengan adanya data penerima raskin, jika masih ada yang salah sasaran sebenanrnya sudah bisa dilakukan dengan berita acara yang dilakukan di Desa dan selanjutnya di laporkan ke pusat.

“Jadi, intinya bagaimana masyarakat dibawah itu segera bisa menikmati raskin, tentunya semua pihak, utamanya Tim Raskin segera melakukan langkah-langkah yang terbaik untuk masyarakat,”tambahnya. ( Ren, Esha )