News Room, Senin ( 30/12 ) Tidak seperti biasanya, Minggu (29/12) pagi di areal Taman Adipura Kabupaten Sumenep, tepatnya di sisi selatan berjejer beberapa foto yang dipajang oleh salah satu komunitas, yaitu Komunitas Fotografi Songennep (KOPI). Foto yang ditampilkan berjumlah 75 lembar. Foto-foto yang mereka pajang adalah hasil karya jepretan komunitas dan hasil jepretan masyarakat yang mau bergabung bersama dalam komunitas ini. “Kami sengaja mengadakan pameran ini dengan bertemakan “Human Interest” (HI), dan foto HI itu sendiri merupakan foto yang banyak memberikan arti sebuah kehidupan, terutama di tempat perdagangan, persawahan dan lain-lain,”ujar Ketua Panitia, Sofi Wahyudi. Jejeran demi jejeran, masyarakat sangat menikmati foto yang dipajang oleh komunitas tersebut, bahkan sampai-sampai ada yang ingin memilikinya. Disisi lain, dengan diselenggarakannya pameran ini, bukan semata-mata ingin menunjukkan bahwa "saya seorang fotografer" melainkan pameran ini diselenggarakan, agar masyarakat bisa menilai dan membedakan hasil karya yang asal jepret dan mana yang tidak. “Saya sangat antusias dengan pameran ini, dan bahkan saya ingin memiliki salah satu foto yang dipajang disini. Untuk harapan kedepan, semoga KOPI Songennep tetap eksis dan tidak meninggalkan unsur Madura, terutama Sumenep itu sendiri ketika melakukan pemotretan,”ujar salah seorang pengunjung. Ditempat yang sama, Ketua Umum KOPI, Sofyan berharap, dengan karya foto ini mampu menggugah kepedulian pemerintah untuk lebih memperhatikan masyarakatnya, terutama ekonomi lemah. "Melalui foto-foto ini, kami menggugah hati pemerintah, bahwa ini adalah potret sesungguhnya warga Sumenep yang harus berjuang keras untuk mencari nafkah,"ujarnya. Komunitas ini juga akan memasukkan potensi-potensi wisata dalam bingkai pameran nantinya, terutama objek wisata yang belum optimal pengelolaannya. Ini akan menjadi pekerjaan rumah ("PR") pemerintah, agar meningkatkan pengelolaan wisata di Kabupaten Sumenep. ( Yo2k, Esha )