Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-11-2017
  • 910 Kali

Rumah Sakit Terapung Layani Warga Pulau Kangean Dan Sapeken

Media Center, Senin ( 20/11 ) Pembuatan Kapal Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria Airlangga dananya berasal dari sumbangan alumni kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, sehingga dalam proses pembuatannya tidak menerima dana bantuan dari Pemerintah.

“Kami membuat Kapal Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria Airlangga itu semua dana hasil sumbangan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlanga, tujuannya membantu pelayanan kesehatan warga kepulauan di Kabupaten Sumenep.”kata Ketua Yayasan Ksatria Medika Airlangga, dr. Christijogo Sumartono saat pelepasan Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria Airlangga di Pelabuhan Kalianget, Senin (20/11).

Christijogo Sumartono menyatakan, pihaknya membuat Kapal Rumah Sakit Terapung atas cerita seorang alummni Fakultas Kedokteran yang menyampaikan kesulitannya melayani masyarakat, saat acara Temu Alumni Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga bulan November 2012 lalu.

“Salah seorang alummni Fakultas Kedokteran Airlangga Surabaya yang bertugas di kepulauan Sumenep, bercerita tentang bagaimana dirinya melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya cukup berat, karena peralatan terbatas dan jarak tempuh untuk merujuk pasien ke Rumah Sakit di Kabupaten Sumenep sangat jauh.”imbuhnya.

Di dalam Kapal Rumah Sakit Terapung itu, lengkap dengan kamar operasi yang desainnya untuk menuntaskan segala masalah kesehatan di kepulauan termasuk tindakan operasi.

Sementara itu Koordinator Pelaksana Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga, Agus Hariyanto menambahkan, Rumah Sakit Terapung saat ini, hanya melayani pasien rujukan di Kecamatan (kepulauan) Kangean dan Kecamatan (kepulauan) Sapeken.

“Kami untuk sementara waktu melayani dua Kecamatan kepulauan itu, karena terkendala kondisi cuaca guna menuju Kecamatan (kepulauan) Masalembu akibat ombak dan angin.”imbuhnya

Agus Hariyanto mengatakan, tenaga medis yang terlibat bertugas di Rumah Sakit Terapung mencapai 26 orang terdiri dari dokter spesialis dan perawat.

“Semoga kehadiran kami di kepulauan Sumenep bisa membantu pelayanan masyarakat kepulauan yang membutuhkan rujukan pelayanan kesehatan.”pungkasnya. ( Yasik, Fer )