Media Center, Senin ( 01/01 ) Ribuan masyarakat Sumenep menghadiri Pengajian Umum yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep di penghujung perjalanan tahun 2017 di depan Masjid Jamik, Minggu malam (31/12).
Pengajian umum dalan rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Gema Shalawat Seribu Hadrah yang dihadiri oleh Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, penceramah agama Ustadz Yusuf Mansyur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Serangkaian kegiatan mewarnai akhir tahun 2017 diantaranya, Penganugerahan Kepada 18 Tokoh Masyarakat dan penyerahan bantuan kepada masyarakat serta penyerahan hadiah kepada juara lomba Pemberdayaan Pondok Pesantren, yang dilakukan oleh Bupati.
Bupati mengatakan, jajaran pemerintah dan elemen masyarakat hendaknya melakukan refleksi terhadap diri sendiri atas tindakan dan perbuatan yang telah dilakukan sepanjang tahun 2017.
Itu dilakukan supaya melakukan berbagai perbaikan di tahun 2018, sehingga bisa mencapai harapan yang belum terwujud di tahun lalu.
“Saya mengajak pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta semua masyarakat Sumenep di akhir tahun 2017, kita bersama-sama untuk merefleksi diri sendiri selama perjalanan tahun 2017, dalam rangka melakukan sesuatu yang lebih baik lagi di tahun 2018.”tegas Bupati pada Pengajian Umum di depan Masjid Jamik Sumenep, Minggu malam (31/12).
Bupati menyatakan, masyarakat untuk berperan aktif membantu program pemerintah daerah termasuk pemerintahan desa dalam melaksanakan program-program pembangunan, karena apabila tidak mendapat dukungan masyarakat sangat sulit mensukseskan program.
“Masyarakat harus ikut mendukung program pemerintah daerah dan desa, misalnya saja BUMDes dalam rangka memberdayakan masyarakat desa, karena itu saya minta masyarakat desa untuk memajukan BUMDes di desanya. Kami (Pemkab) siap membantu baik peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) juga permodalan.”kata Bupati.
Pengajian umum yang dikemas dalam Maulid Nabi Muhammad SAW dan Gema Shalawat Seribu Hadrah semakin semarak dengan penampilan Ustadz Yusuf Mansyur, yang memotivasi masyarakat Sumenep untuk selalu berdoa, berusaha dan optimis dalam hidupnya.
Bahkan mengingatkan masyarakat harus berani jika menghadapi masalah dan jangan mudah menyerah agar bisa mencapai impian di tahun 2018. ( Yasik, Fer )