Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-08-2008
  • 418 Kali

Ribuan Lembaga Pendidikan SD/MI Dipastikan Tak Terima DAK

News Room, Rabu ( 20/08 ) Ribuan lembaga pendidikan tingkat SD dan MI dipastikan tidak akan menerima dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2008, penyebabnya adalah, alokasi anggaran dana DAK pada tahun ini tidak sebanding dengan jumlah lembaga pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si menyatakan, dengan jumlah lembaga pendidikan tingkat SD sebanyak 725 lembaga dan MI sebanyak 500 lembaga, kucuran dana DAK 2008 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya sebesar Rp. 2.778.000.000,00 Anggaran DAK sebesar Rp. 2 milyar lebih itu hanya untuk 13 lembaga pendidikan SD dan MI, dengan klasifikasi lembaga pendidikan tingkat SD sebanyak 9 lembaga dan lembaga pendidikan tingkat MI sebenyak 4 lembaga saja. H. Moh. Rais mengatakan, pihaknya dalam menentukan 13 lembaga pendidikan yang akan menerima kucuran DAK itu melalui seleksi Tim Teknis Kabupaten yang terdiri dari Bappeda, Dinas Pendidikan, Depag, DPS dan penerbit. "Sekarang lebih ketat, karena tim yang memutuskan lembaga pendidikan penerima DAK, dengan kreteria, diantaranya kondisi sekolah yang menyakinkan dan jumlah siawanya lebih dari 100 siswa,"ungkapnya. H. Moh. Rais mengungkapkan, masing-masing lembaga pendidikan menerima DAK sebesar Rp. 250 juta yang peruntukannya sebesar 65 persen fisik dan 35 persen untuk non fisik. Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pendidikan, alokasi DAK Kabupaten Sumenep paling kecil dibandingkan 3 Kabupaten lainnya di Madura. Jika Kabupaten Sumenep hanya mendapat dana sebesar Rp. 2.778.000.000,00 namun untuk Kabupaten Pamekasan sebesar Rp. 27.976.000.000,00, Sampang sebesar Rp. 29. 827.000.000,00, dan Kabupaten Bangkalan sebesar Rp. 24.426.000.000,00. ( Yasik, Esha )