News Room, Rabu ( 17/06 ) Realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru mencapai 26 persen atau senilai Rp.19 milyar lebih untuk 143 Desa yang tersebar di 16 Kecamatan dari 27 Kecamatan.
Ali Dafir, Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Kabupaten Sumenep, menjelaskan, realisasi ADD ini merupakan tahap pertama yang diterima 143 Desa. "Baru 26 persen yang terealisasi ADD di 16 Kecamatan,"kata Dafir, Rabu (17/06).
Dafir menyampaikan, untuk 11 Kecamatan yang belum mendapatkan aliran ADD itu karena belum mengajukan. Kemungkinan karena berkas persyaratannya belum rampung. "Pengajuan ADD harus menyertakan beberapa persyaratan, diantaranya RPJM-Des, RKP-Des, Raperdes, dan APB-Des,"ujarnya.
Pencairan ADD dimasing-masing Desa itu baru tahap pertama, sedangkan sisanya bisa dicairkan setelah Desa melaksanakan tahap pertama dengan menunjukkan SPJ. "Kalau tahap pertama sudah direalisasikan dan ditunjukkan dengan SPJ, Desa bisa mengajukan pencairan ADD untuk tahap kedua,"tuturnya.
Setiap Desa di Kabupaten Sumenep tahun 2015 mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Untuk anggaran DD sebesar Rp. 94,8 milyar yang dibagi ke 330 Desa, setiap Desa akan mendapatkan dana sebesar Rp. 258 juta.
Sedangkan anggaran ADD sebesar Rp. 115 milyar. Per Desa minimal akan mendapatkan Rp. 209 juta dari Alokasi Dana Desa. Dengan dana tersebut, maka per Desa akan mendapatkan anggaran Rp. 400 juta lebih yang diperoleh dari DD dan ADD. ( Nita, Esha )