Media Center, Jumat ( 07/04 ) Sebanyak 126 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan tidak melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Lantaran belum memiliki fasilitas yang cukup untuk ujian berbasis online.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Iksan mengatakan, sesuai data SMP yang menggelar UNBK hanya 47 lembaga. Dua diantaranya meliputi Madrasah Tsanawiyah (MTs).
“Kalau melihat kesiapan SMP sederajat di Sumenep yang melakukan UNBK masih dibawah 50 persen. Dari 173 lembaga, hanya 47 saja yang menggelar UNBK tahun 2017,”terangnya, kemarin (06/04).
Namun, lanjut Iksan, untuk perlengkapan menghadapi UNBK bagi 47 lembaga itu sudah siap 100 persen. Termasuk dari sisi fasilitas dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) siswa dan juga perangkat lainnya.
“Simulasi sudah kami lakukan, dan hasilnya dipastikan tidak ada masalah. Ya sudah siaplah melaksanakan UNBK,”tukasnya.
Ia mengungkapkan, UNBK dan UN manual akan dilakukan secara bersamaan, hanya berbeda jam saja. UN tingkat SMP sederajat akan dilakukan pada tanggal 2 hingga 8 Mei 2017. ( Nita, Esha )