Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-01-2008
  • 399 Kali

Ratusan Petani Duduki Polres Laporkan Kelangkaan Pupuk

News Room, Sabtu ( 19/01 ) Sedikitnya 500 petani yang merupakan gabungan petani asal Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan, Ganding dan Guluk-guluk, Sabtu pagi (19/01) menduduki Polres Sumenep. Kedatangan mereka yang menggunakan 10 pick-up tersebut, untuk melaporkan kelangkaan pupuk di 3 Kecamatan tersebut. Koordinator lapangan (korlap), Moh. Mudhar (40), warga Desa Gaddu Barat Kecamatan Ganding mengaku, bahwa pihaknya terpaksa melaporkan kelangkaan pupuk tersebut, karena para petani sudah mulai resah dengan kondisi semacam itu, bahkan para petani beranggapan, kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut merupakan permainan distributor Nurul Hikmah. Karena, berdasarkan pantauannya ke gudang pupuk Kaltim di Marengan, penebusan pupuk selama sepekan tidak ada masalah, dan distributor Nurul Hikmah juga menebus pupuk itu sebanyak 70 ton. Sehingga, menimbulkan pertanyaan, kemana larinya pupuk tersebut, kok ditingkat pengecer atau kios terjadi kelangkaan. Mudhar menandaskan, selain pupuk langka, di 3 kecamatan tersebut harga pupuk juga mengalami kenaikan hingga mencapi Rp. 150.000,00 per-satu kwintal. Karena itu, pihaknya beranggapan pupuk tersebut dijual keluar daerah. Sementara itu, Wakapolres Sumenep, Komisaris Polisi Jusuf Sudarmadji mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan dari para petani tersebut. ( Nita, Esha )