Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-11-2009
  • 487 Kali

Rata-rata Pelaksanaan DAK Capai 50 Persen Lebih

News Room, Jum’at ( 20/11 ) Dari beberapa sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Sumenep, hampir semua penerima DAK sudah melaksanakan kegiatan rehabilitasi gedung sekolahnya melebihi 50 persen hingga ada yang sudah mencapai 100 persen. Bahkan, sebagian memang dilaksanakan melebihi dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelumnya. Beberapa sekolah yang sudah mulai terlaksana hingga 60 persen lebih, seperti yang terlihat di SDN Aeng Mera I Kecamatan Batuputih. Realisasi DAK di sekolah ini berupa ruang kelas baru sebanyak dua kelas, dan berupa meubeler, yakni 10 bangku siswa, 20 kursi, dan 1 papan tulis. Kepala Sekolah SDN Aeng Mera I Kecamatan Batuputih, Sukarno, Ama.Pd, pihaknya berupaya untuk melaksanakan pembangunan gedung sekolahnya melalui DAK, meskipun hingga saat ini masih menunggu pencairan dana tahap berikutnya. Namun, pihaknya berharap pelaksanaan tidak terhenti, karena memasuki musim hujan, khawatir bahan-bahan yang ada rusak jika dibiarkan. Begitu pula yang terjadi di SDN Beraji Kecamatan Gapura. Fathorrahman S.Pd selaku kepala sekolah di SDN Beraji mengaku, tetap optimis jika pekerjaan DAK sudah sesuai dengan juknis yang ada, dan hal itu juga nantinya akan sesuai dengan harapan masyarakat. Dari Rencana Anggran Biaya ( RAB ) SDN Beraji mendapatkan rehab tiga kelas, namun pihak Sekolah dan Komite Sekolah berkomitmen untuk mengubah dari rehab biasa menjadi Ruang Kelas Baru ( RKB ). ”Syukurlah dalam pelaksanannya kami juga dibantu wali murid dan masyarakat sekitar, yang sampai saat ini pelaksanaannya sudah mencapai lebih 50 persen. Kami menginginkan pelaksanaan DAK berjalan dengan baik dan berkualitas. Bayangkan saja, kalau di RAB-nya pengecorannya di setiap pojok, namun di SDN Beraji pengecorannya dilakukan di setiap keliling bangunan,”jelas Fathorrahman. Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Sekolah Lembung Timur Kecamatan Lenteng, Moh. Hasan, BA. Menurutnya, realisasi DAK disamping untuk rehap 3 ruang kelas, tapi juga bisa dianggarkan untuk kepentingan yang lain yang masih ada hubungannya dengan kepentingan sekolah. Misalnya saja untuk pembuatan kamar mandi dan WC. Disamping itu, sesuai juknis yang ada, di SDN Lembung Timur juga dianggarkan untuk meubeler, yakni berupa meja siswa 10 unit, kursi siswa 20 unit, meja guru 1 unit, kursi guru 1 unit, dan papan tulis 1 unit masing-masing kelas. Kepala Sekolah SDN Tamidung I Kecamatan Batang-batang, Mardait, Ama.Pd. juga mengungkapkan hal yang tidak jauh beda. Menurutnya DAK di sekolah tersebut hanya diperuntukkan untuk ruang kelas baru (RKB) sebanyak 3 kelas, dan selebihnya berupa meubiler, yakni berupa kursi, meja, lemari, papan dan sarana pendukung lainnya. Sedangkan untuk pembuatan tempat parkir, perbaikan gedung sekolah dan baju batik siswa, dananya di ambilkan dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). ( Ren, Esha )