Media Center, Kamis ( 12/12 ) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Guluk-guluk menggelar Deklarasi Desa bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF), bertempat di Desa Pordapor, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kepala Puskesmas Guluk-guluk, H. M. Bahar melalui dr. Reni mengatakan, bahwa membuang air besar sembarangan tidak hanya menyebabkan pencemaran lingkungan, tetapi juga merupakan sumber berbagai penyakit melalui penyebaran virus yang dibawa oleh binatang seperti lalat atau serangga lainnya yang hinggap pada kulit atau makanan.
"Jaga kebersihan lingkungan dan membiasakan diri hidup sehat, terutama tidak membuang air besar sembarangan supaya terhindar dari penyakit seperti diare," imbaunya, Kamis (12/12/2019).
Sementara Camat Guluk-guluk, Syamsuri, S.Sos, M.Si melalui Kasi Pemerintahan Desa, Sarbini menyampaikan terima kasih kepada pihak Puskesmas Guluk-guluk, karena dengan adanya program ini dapat menciptakan lingkungan hidup sehat khususnya di Desa Pordapor.
"Saya berharap 12 desa yang ada di Kecamatan Guluk-guluk mendapatkan giliran program seperti ini. sehingga masyarakat sadar dan terbiasa menjaga lingkungan dan hidup sehat," pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), TP-PKK Desa, Kepala Dusun (Kadus) dan tokoh pemuda Desa Pordapor.
Sebelum acara diakhiri dilangsungkan pembacaan Deklarasi desa bebas buang air besar sembarangan dan dilanjutkan penandatanganan deklarasi oleh Forkopimka, Kepala Puskesmas, Kepala Desa Pordapor dan Kepala Dusun serta penyerahan sertifikat "Desa bebas buang air besar" oleh Puskesmas Guluk-guluk kepada Kades Pordapor. ( Rasyid, Ismi )