News Room, Senin (22/12) Untuk pertama kali pengiriman pupuk menggegerkan petugas Kecamatan Gulouk-guluk. Sebab, pupuk jenis NPK yang dikirim dari Provinsi Jawa Timur, dengan tujuan Kecamatan setempat, tidak ada penerimanya. Akibatnya, pupuk yang diangkut truk seberat 3,5 ton langsung diturunkan di Kecamatan Guluk-guluk. Camat Guluk-guluk, H. Abd. Rahem, SH, mengakui, jika kantor Kecamatannya kedatangan pengiriman pupuk NPK yang tak bertuan. Berdasarkan keterangan dari sopir truk, pupuk jenis NPK tersebut memang jatah untuk Kecamatan Guluk-guluk. “Tapi, setelah dicari-cari, ternyata lokasi yang dituju tidak ketemu, karenakan dalam faktur itu hanya tertulis pengiriman untuk Kecamatan Guluk-guluk, tanpa ada nama dan lokasi yang akan dikirim,†terang Rahem, kepada wartawan dikantor Kecamatan Guluk-guluk, Senin (22/12). Ia menjelaskan, sampai saat ini pupuk tersebut masih diamankan di kantor Kecamatan. “Belum ada warga yang mengaku tidak mendapat kiriman pupuk dari Jawa Timur, meski sudah memesan. Jadi, pupuk jenis NPK itu aman-aman saja,†katanya. Namun, Rahem mengaku tidak mengtahui, apakah pupuk tersebut bersubsidi atau tidak. Sebab, di zak yang berisi pupuk itu, tidak ada tulisan pupuk bersubsidi. “Jadi, kami tidak tahu, apakah pupuk itu bersubsidi atau tidak,†ujarnya menambahkan. Untuk sementara, pihaknya mengamankan pupuk NPK tak bertuan itu, sambil melakukan koordinasi dengan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM.“Kami akan tetap menjaga keamanan pupuk itu, sambil menunggu kebijakan Bupati, mau diapakan pupuk tak bertuan tersebut,†pungkasnya.(Nita)