Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-06-2008
  • 593 Kali

Pupuk SP-36 ZA Langka, Petani Tembakau Mulai Resah

News Room, Senin ( 23/06 ) Sejak sepekan lalu, pupuk SP-36 di Kabupaten Sumenep langka. Padahal, saat ini merupakan musim tanam tembakau, akibatnya petani merasa kesulitan untuk mendapatkan pupuk tersebut. “Kelangkaan pupuk SP-36 itu, sesuai informasi perusahaan pupuk tersebut akan mengganti nama, sehingga, semua produk yang masih ada dihabiskan dulu,” kata H. Matwar, pemilik Kios Resmi di Desa Gung-gung, Kecamatan Batuan. H. Matwar menerangkan, dengan proses perubahan nama tersebut, menyebabkan langkanya pupuk SP-36. Namun, dirinya memastikan, dalam waktu dekat ini, pupuk pengganti nama SP-36 akan segera di kirim ke Sumenep. “Biasanya, pupuk SP-36 tidak pernah kosong, karena saya setiap menebus ke Distributor Adi Candra Sumekar, langsung 10 ton,” terangnya. Penebusan pupuk SP-36 itu dilakukan tiap setengah bulan sekali, dengan harga Rp. 77.500,00 per-zak, ukuran 50 kilogram. Kemudian, saat ini pupuk yang masih lancar dan stok memadai, Matwar menjelaskan, hanya pupuk Ponska, Organik dan Kaltim. Sementara itu, salah seorang petani tembakau, Samiudin (35), warga Desa setempat berharap, pupuk SP-36 itu akan segera dikirim. Sebab, jika hal itu berlangsung lama, akan berdampak buruk bagi pertumbuhan tembakau. ( Nita, Esha )