Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-11-2008
  • 528 Kali

Pupuk Langka, Gapoktan Ambunten Datangi Dewan

News Room, Senin (10/11) Puluhan petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari Kecamatan Ambunten, Senin (10/11) pagi, mendatangi kantor DPRD. Mereka ingin mempertanyakan persoalan masih langkanya pupuk bersubdi. Sebab, para petani sudah semakin resah terhadap kondisi pertaniannya. Mereka terpaksa ke kantor wakil rakyat Kabupaten Sumenep tersebut, sebagai bentuk protes atas ketidak-arifan Dewan dalam menyikapi kelangkaan pupuk bersubsidi saat ini. Jurubicara Gapoktan Kecamatan Ambunten, K. Ali Munir menganggap pemerintah, baik legislatif dan eksekutif tidak pernah memikirkan kondisi petani, apalagi sampai sekarang pupuk masih langka. Padahal, stok pupuk di pasaran kosong. Sedangkan petani waktunya memupuk tanaman jagung dan palawija. “Panen jagung terancam gagal, jika dalam pekan ini pupuk bersubsidi tetap kosong. Makanya, kami meminta anggota dewan untuk secepatnya mengatasi persoalan ini,” kata Ali Munir pada wartawan di gedung DPRD, Jalan Trunojoyo, Sumenep, Senin (10/11/2008). Tidak berselang lama, akhirnya Gapoktan tersebut berhasil menemui anggota komisi B DPRD Sumenep. Dalam tatap muka itu, Anggota Komisi B, Endang Sri Rahayu, mengaku akan menampung semua aspirasi dari Gapoktan. “Kami akan secepatnya mengatasi persoalan itu. Makanya, selasa (11/11) besok, Komisi B akan memanggil pihak terkait, baik dinas pertanian, bagian perekonomian dan TP3 (Tim Pengawas Pupuk dan Pestisida), untuk mengklarifikasi terkait masih langkanya pupuk tersebut,” terang Endang, ketika ditemui usai tatap muka dengan gapoktan di ruang kerjanya. (Nita, Adjie)