News Room, Selasa (29/09) Musim panen tembakau di Kabupaten Sumenep, untuk tahun ini dipastikan sudah memasuki tahap terakhir. Karena, sejak memasuki pekan terakhir bulan September, tembakau yang terserap PT Gudang Garam di Sumenep sebagian besar dari Kabupaten Sampang. Wakil Kuasa Pembelian Tembakau PT Gudang Garam di Sumenep, Freddy Kustianto, mengatakan, proses pembelian tembakau pada pekan ini memang bukan tembakau dari Sumenep sendiri, melainkan dari daerah luar. “Kami pastikan tembakau Sumenep sudah habis, tinggal solang. Jadi, tembakau yang masuk ke gudang kami sekarang rata-rata dari wilayah perbatasan Kabupaten Pamekasan dan Sampang, tapi untuk bagian utara, karena lokasi tersebut merupakan tembakau tegal gunung, yang kualitasnya memang bagus,†terang Freddy, pada wartawan dikantornya, Selasa (29/09). Ia menjelaskan, hingga saat ini pembelian tembakau masih terus dilakukan meski sudah melebihi target. Jumlah tembakau yang sudah terserap PT Gudang Garam di Sumenep mencapai 4.600 ton, sedangkan target pembelian tembakau tahun ini sebanyak 3.825 ton. “Selama tembakau Madura masih ada dan dinilai layak, baik harga maupun mutunya, dimungkinkan PT Gudang Garam akan tetap melakukan pembelian hingga benar-benar tuntas,†ujarnya. Freddy mengaku, pihaknya akan tetap melakukan pembelian tembakau, sebelum ada pemberitahuan pemberhentian dari pabrik PT Gudang Garam di Kediri. “Sampai sekarang pihak pabrik tidak menyuruh kami untuk menghentikan pembelian tembakau. Jadi, kami akan terus membuka gudang untuk membeli tembakau,†ungkapnya menambahkan.(Nita)