Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-07-2009
  • 683 Kali

PT. Garam Laksanakan Program Bina Lingkungan Dan Kemitraan

News Room, Selasa ( 07/07 ) Kegiatan sosial, seperti kegiatan khitanan massal dan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat oleh Perusahaan, memang sudah merupakan program rutin yang dilakukan PT. Garam (Persero). Sebab, setiap perusahaan utamanya perusahaan yang merupakan BUMN diharuskan melaksanakan kegiatan bina lingkungan dan kemitraan bagi masyarakat, utamanya disekitar lokasi perusahaan itu berada. Hal tersebut diungkapkan penanggung jawab kegiatan sosial PT. Garam (Persero) Kalianget, Drs. Ahmad Fauzi ketika ditemui News Room usai melaksanakan kegiatan khitanan gratis kemarin siang. Menurutnya, kegiatan khitanan gratis yang dilakukan dalam dua tahap tersebut dilaksanakan dalam rangka program bina lingkungan dan kemitraan (PBLK) PT. Garam kepada masyarakat. "Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk perhatian perusahaan kepada masyarakat, disamping melakukan sunnatan gratis bagi anak kurang mampu, juga mereka diberi bingkisan dan uang tali asih. Bahkan, mereka juga diberi perlengkapan obat-obatan dan sebagainya agar dapat dirawat dengan baik dirumah,"ujar Ahmad Fauzi. Sebelumnya, dalam seminggu PT. Garam menggelar kegiatan khitanan massal gratis di Kantor Pegaraman I, bagi warga miskin khususnya di Desa Karang Anyar dan Pinggir Papas Kecamatan Kalianget, Kamis lalu. Kemudian, kembali menggelar kegiatan yang sama di Kantor Pegaraman Desa Gersik Putih Kecamatan Gapura, Sabtu lalu. Khitanan gratis yang dilaksanakan bekerjasama dengan tenaga medis Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget yang dilaksanakan selama dua kali itu diikuti sebanyak 104 anak, dengan rincian 62 anak di Pegaraman I Desa Karang Anyar, dan sebanyak 42 anak di pegaraman Desa Gersik Putih. Sementara itu salah seorang aparat Desa Gersik Putih, Akmal (37) mengaku senang dengan kegiatan khitanan gratis yang dilakukan PT. Garam tersebut. sebab selama ini beberapa orang tua yang memiliki anak yang sudah cukup untuk dikhitan memang menunggu kegiatan sosial semacam itu. Sebab, disamping gratis, mereka juga merasa diringankan dari berbagi biaya transport dan pengobatannya. ( Ren, Esha )