News Room, Kamis ( 28/01 ) Pelaksanaan program Pembiayaan Usaha Syariah (Pusar) yang dilaksanakan BPRS Bhakti Sumekar bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, sejak di-launching pada bulan Nopember 2015 lalu, cukup mendapat respon dari masyarakat, utamanya para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumenep.
Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko, ST, CIRBD kepada News Room, Kamis (28/01) mengakui program Pusar yang merupakan program pembiayaan perbankan Islami yang dikerjasamakan dengan Baznas Sumenep, memang sudah terlaksana dengan baik.
“Sebenarnya, program Pusar awalnya memang disediakan dana sebesar Rp. 1 milyar, agar bisa terserap di tahun 2015, namun hingga akhir Desember baru sekitar Rp. 400 juta,”jelasnya.
Diakui, jika program Pusar tersebut memang selektif dalam memberikan bantuan untuk modal usaha bagi para UMKM, namun pihaknya tetap selektif, karena sesuai harapan dengan program tersebut bisa tepat sasaran. Yakni, bagi masyarakat yang memang layak serta perlu dibantu, dan bukan diberikan bagi pengusaha yang sudah mapan.
Dikatakan pula, jika tahun ini tetap dilakukan kerjasama program Pusar tersebut, dan hasil serapan dana yang digulirkan kepada masyarakat tersebut belum di-update untuk bulan Januari ini. Namun, pihaknya berharap program tersebut dapat terserap dengan baik, sehingga sesuai dengan harapan yang dituangkan bersama dalam kerjasama dengan Baznas ini.
“Sebab, program Pusar ini memang penerima pinjaman modal usaha hanya mengembalikan pinjaman pokoknya saja, karena bagi hasilnya Baznas yang membayar,”tandasnya. ( Ren, Esha )