Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-07-2011
  • 743 Kali

Program PNPM Mandiri Pedesaan Tidak Hanya Membangun Fisik

News Room, Senin ( 25/07 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP), tidak hanya memprogramkan kegiatan fisik semata, namun programnya untuk kegiatan yang lain. Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si saat membuka Semiloka antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk, PNPM Mandiri Pedesaan 2011, di Hotel Utami Sumekar, Senin (25/07) mengatakan, pihaknya memang menginginkan program PNPM-MP itu tidak sekedar mengarah pada pembangunan yang berbentuk fisik semata, namun juga mampu menggali potensi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat. Kegiatan non fisik tersebut bisa melalui program peningkatan mutu usaha kerakyatan dan ketrampilan masyarakat, dengan harapan kegiatan tersebut mampu mengembangkan ketrampilan dan usaha masyarakat, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Melalui Semiloka ini, saya harapkan dapat menghasilkan komitmen, antara lain memperkuat komitmen antara DPRD dan SKPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan perberdayaan masyarakat, serta menyusun rencana strategis program pengembangan kemiskinan,”tegasnya. Wakil Bupati menyatakan, pelaksanaan PNPM-MP juga diharapkan berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga komponen masyarakat hendaknya mendukung setiap kegiatannya. ”Bahkan pihak terkait dan masyarakat ikut memantau dan mengawasi pelaksanaan PNPM-MP, agar pelaksanaannya tepat guna, dan sasaran, sehingga mampu meminimalisir angka kemiskinan,”ungkapnya. Ditempat yang sama Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Drs. R. Idris, MM mengungkapkan, alokasi dana PNPM-MP 2011 di Kabupaten Sumenep, sebesar Rp. 44.650.000.000,00. ”Anggaran dana PNPM-MP Kabupaten Sumenep 2011 jumlahnya mencapai Rp. 44.650.000.000,00, dengan perincian dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 35.720.000.000,00, dan dana pendamping dari Anggaran Pendapata dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 8.930.000.000,00,”imbuhnya. Idris menambahkan, Kecamatan yang menerima dana tersebut sebanyak 25 Kecamatan dan alokasi dana masing-masing Kecamatan bervariasi, antara Kecamatan yang satu dengan Kecamatan yang lain, sehingga alokasi dana masing-masing Kecamatan besarannya tidak sama. ( Yasik, Esha )