Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-02-2007
  • 452 Kali

PROGRAM JAWA TIMUR TENTANG BEBAS SEKOLAH RUSAK, MASIH TIMBULKAN TANDA TANYA

Sumenep-Kominfo News Room : Guna menuntaskan program Jawa Timur tentang kondisi sekolah bebas kerusakan pada tahun mendatang, masih menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, anggaran pendidikan dalam APBD sangat terbatas. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si menuturkan, pihaknya mengkhawatirkan dengan alokasi anggaran pendidikan dalam APBD yang sangat terbatas itu, program Propinsi Jawa Timur tersebut tidak akan terlaksana dengan sempurna, karena alokasi anggaran pendidikan di APBD terkait peruntukannya tidak hanya untuk anggaran revitalisai atau renovasi sekolah saja, melainkan sebagian dari anggaran pendidikan tersebut untuk peningkatan mutu pendidikan yang bertujuan menyetarakan kwalitas pendidikan dengan daerah lain. H. Moh. Rais mengemukakan, dari 669 lembaga pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Sumenep, sebanyak 427 sekolah kondisinya rusak, diantaranya 104 sekolah rusak berat, 205 sekolah rusak ringan dan 118 sekolah kondisinya rusak ringan. Menyinggung tentang ambruknya SDN Brakas III Kecamatan Raas, H. Moh. Rais menerangkan, secara resmi belum menerima laporan mengenai hal itu, namun pihaknya akan berkoordiansi dengan UPTD Pendidikan dan Camat setempat untuk mencarikan lokasi kegiatan belajar mengajar, dan pihaknya pada tahun ini telah merencanakan pelaksanaan revitalisi lembaga pendidkan tersebut. ( Yasik, Esha )