Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-04-2006
  • 401 Kali

PRESIDEN AKAN HADIR PADA PELAKSANAAN PIN V DI PACITAN

Sumenep-Kominfo News Room : Pekan Imunisasi Nasional (PIN) V akan digelar serentak di seluruh pelosok Indonesia pada 12 April 2006 mendatang. PIN terakhir ini akan dicanangkan di Pacitan dan rencananya akan dihadiri Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Kasie Epidemiologi dan Surveilans Dinkes Jatim, Lilik Endahwati SKM, MKes usai rapat “Evaluasi PIN IV dan persiapan PIN V di Jawa Timur� di Dinkes Jatim, Jumat (07/04) kemerin menjelaskan, PIN putaran terakhir ini diharapkan dapat memutus rantai penularan virus polio liar (VPL), sehingga masyarakat terbebas dari polio. Di Jawa Timur pada PIN V ini disediakan vaksin polio sebanyak 228.960 botol, terdiri dari 78.745 vaksin polio monovalen dan 150.215 vaksin polio trivalen. Vaksin kali ini lebih banyak dibandingkan putaran IV lalu, yang hanya 208.731botol. Lilik berharap, pada PIN kali ini semua balita dapat terimunisasi, sehingga tidak ada balita yang lolos lagi. Dari hasil evaluasinya, tercatat sebanyak 3.203.341 balita mengikuti PIN IV, atau sekitar 105,45 prosen dari proyeksinya, 3.037.638 balita. Namun demikian, masih terdapat beberapa balita yang tidak mengikuti PIN IV. Apalagi baru-baru ini ditemukan satu kasus VPL di Bondowoso. Itu menunjukkan masih ada masyarakat yang kurang sadar akan bahaya polio. “Kasus VPL di Bondowoso mudah-mudahan menjadi kasus polio terakhir di Jawa Timur�, harapnya. Lilik mengaku ada beberapa masalah yang dihadapi pada PIN V, di antaranya sebagian dokter dan dokter spesialis beranggapan, bahwa anak sudah diimunisasi lengkap (hingga putaran IV), tidak perlu mengikuti PIN lagi. Selain itu tidak semua Kabupaten/Kota yang mempunyai sarana pendukung untuk promosi, karena keterlambatan pengadaan. Untuk mengantisipasi masalah itu, pihaknya bekerjasama dengan beberapa instansi guna mengoptimalkan pelaksanaan PIN putaran terakhir itu, mengingat pada PIN IV, masih banyak balita yang lolos. Selain itu, juga menambah beberapa pos pemantauan PIN V di beberapa titik yang diprioritaskan di wilayah transit, terminal, pelabuhan laut, pasar serta jalan raya di daerah Bangkalan dibantu oleh pihak Kepolisian. “Hal itu dilakukan karena daerah itu ditemukan sebanyak 20 kasus polio“, ujarnya. ( Info Jatim, Esha )