Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-10-2025
  • 478 Kali

Prajurit TNI Koramil Sapudi Terus Bantu Warga Pulihkan Dampak Gempa

Media Center, Selasa (07/10) Anggota Koramil 0827/20 Sapudi bersama personel BKO dari Kodim 0827/Sumenep terus melanjutkan aksi kemanusiaan membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Hingga Selasa (10/7/2025), para prajurit TNI masih aktif di lapangan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan korban terdampak, membantu pendistribusian bantuan logistik di kantor kecamatan, serta mendampingi tim penilaian dari BPBD, Dinas PUTR, Perkimhub, dan PMI untuk menilai tingkat kerusakan rumah warga.

Kategori kerusakan dibagian menjadi empat tingkat, yakni rusak sangat berat, berat, sedang, dan ringan.

Selain itu, personel TNI juga membantu membersihkan rumah-rumah warga yang rusak berat. Salah satu lokasi kegiatan hari ini adalah rumah milik Matrais di Desa Tarebung, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa.

Danramil 0827/20 Sapudi Kapten Kav Suparman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI terhadap masyarakat.

“Kami akan terus berada di tengah masyarakat Sapudi sampai kondisi benar-benar pulih. Fokus kami saat ini adalah membantu pembersihan, pendataan, serta memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran,” ujarnya.

Suparman menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan untuk mempercepat rehabilitasi rumah warga.

“Kami berupaya agar masyarakat bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti biasa. Yang terpenting, tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi musikbah ini,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada masyarakat yang dengan semangat gotong royong turut membantu proses pembersihan.

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi warga Sapudi. Di tengah keterbatasan, mereka tetap kuat dan bahu membahu bersama TNI. Semangat inilah yang menjadi modal utama untuk bangkit," tutup Suparman.

(Dim, Han)