News Room, Senin ( 21/05 ) Pelaksanaan e-KTP di Kecamatan Pragaan mulai dilaksanakan dalam rangka mendukung program e-KTP yang harus tuntas di tahun 2012. Berbagai upaya terus dilakukan mengingat masyarakat belum paham betul apa yang dimaksud dengan e-KTP serta kegunaannya, sehingga perlu adanya sosialisasi yang melibatkan para petugas Redes (Registrasi Desa) beserta aparat Kecamatan. Camat Pragaan, Drs. R. Abdul Halim, M.Hum, Senin (21/05) menuturkan, adanya tingkat kesulitan yang tinggi dalam sosialisasi, karena kondisi geografis Kecamatan Pragaan sebagian wilayahnya adalah pegunungan. Oleh karena itu, ia menggunakan cara jemput bola dengan mendatangi Desa-desa yang sulit transportasi untuk selanjutnya dilakukan pendataan serta pemotretan di Desa tersebut, atau menjemput para warga untuk dibawa ke Kantor Kecamatan Pragaan. R. Abdul Halim menambahkan, bahwa dirinya optimis Kecamatan Pragaan akan menjadi Kecamatan yang sukses dalam melaksanakan e-KTP, oleh karenanya berbagai upaya telah ditempuh dengan melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti membeli generator. Biaya yang digunakan untuk kegiatan ini seluruhnya mencapai Rp. 25 juta, sedangkan anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp. 14 juta untuk 14 Desa, sehingga untuk menutupi kekurangan ini diambil dari honor Camat, Kepala UPT, Ketua Tim Pokja, dan Kepala Desa, atas kesadaran ingin menyukseskan e-KTP. Kepala UPT Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Pragaan, Dra. Wahasa, MM dalam penjelasannya membenarkan penyataan Camat Pragaan, bahwa para pihak yang terkait dengan e-KTP, bahu membahu untuk menyukseskan pelaksanaan e-KTP di Kecamatan Pragaan, disamping itu e-KTP juga dapat berfungsi sebagai Sensus Penduduk. ( Jhon, Esha )