News Room, Kamis ( 19/01 ) Sebagai Lembaga Pendidikan yang berada di Pondok Pesantren, Madrasah Aliyah (MA) Mashlahatul Hidayah di Desa Errabu Kecamatan Bluto memang didirikan untuk melaksanakan pendidikan formal dan non formal. Yakni, agar siswa memiliki pengetahuan umum, namun tetap harus memiliki bekal ilmu agama yang memadai. Kepala MA Mashlahatul Hidayah, Haryono, S.Pdi kepada sejumlah wartawan mengungkapkan lembaga yang didirikan sejak tahun 1958 lalu itu selalu mengikuti perkembangan pendidikan umum dan agama. Meskipun keberadaannya berada di daerah pegunungan, namun fasilitas dan sarana pendidikannya tidak ingin tertinggal dengan lembaga di perkotaan. “Bahkan tidak hanya pada kegiatan pembelajaran, namun kegiatan ekstrakulikuler juag mengikuti perkembangan yang ada,”ujarnya. Seperti halnya ekstrakulikuler Pramuka serta berbagai macam kegiatan cabang olah raga seperti, volly, bulu tangkis, sepak bola dan berbagai jenis bidang olah raga lainnya. Bahkan, dari sejumlah kegiatan yang dilaksanakan di lembaganya seringkali berkiprah di berbagai tingkat Kabupaten, regional dan seterusnya. Sementara untuk bidang keagamaan seperti tartil Qur an, terjemah Arab, Inggris, Indonesia dan sebagainya juga dilaksanakan oleh Pengasuh Pondok. Sebab, sarana dan prasarana kegiatan juga tersedia, sehingga pendidikan di lembaga tersebut betul-betul berkembang dengan baik. Karena itu lembaga yang didirikan almarhum K. Mustanji dan saat ini dilanjutkan KH. Amin, A.Ma. Pd, dan K. Samlan, S.P.di tersebut berkembang pesat sehingga tingkat pendidikan mulai RA hingga Perguruan Tinggi bisa terpenuhi. Bahkan, pendidikan Diniyah Ula dan Wustho tetap eksis dilaksanakan setiap harinya. ( Ren, Esha )