Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2009
  • 1445 Kali

Potensi Industri Kecab Di Sumenep Sangat Menjanjikan

News Room, Jum’at ( 28/08 ) Potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Sumenep harus dikembangkan dan dikelola dengan baik. dari dari sisi kekayaan alamnya di Sumenep cuku memiliki banyak kelebihan dibandingkan daerah lain di Jatim. Misalnya saja, untuk usaha pabrik kecap yang ada di Sumenep, akan sangat memiliki potensi dan nilai juga yang bagus, jika dapat dikelola dan dikembangkan dengan baik. Hal tersebut diakui Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumenep, Syamsul Ma’arif kepada News Room tadi siang. Menurut Syamsul, yang juga anggota DPRD Sumenep yang baru dilantik ini, kelebihan kompetitif yang dimiliki Kabupaten Sumenep, jika dikelola dengan baik akan menjadi propit yang luar biasa. "Saya lihat ada dua perusahaan kecap di Sumenep, yakni Perusahaan Kecap Cap Dua Kelapa dan Cap Kuda Terbang yang memiliki rasa dan kwalitas luar biasa. Kalau itu dikembangkan lagi, maka akan dapat menambah kekayaan potensi di Sumenep,"ujarnya mantap. Hal itu tegas Syamsul, karena beberapa produk kecap dari luar yag masuk ke Sumenep justeru, bahan bakunya juga banyak mengambil dari Sumenep, seperti gula siwalan dan bahan-bahan lainnya. Karena itu, Syamsul mengajak para pengusaha dan pemerintah nantinya dapat memberikan solusi bagi perkembangan industri kecil dan menengah di Sumenep, agar nantinya dapat memiliki industri yang benar-benar mampu memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraaan rakyat. Sebab, paling tidak jika dalam pengelolaannya nanti betul-betul maksimal, kebutuhan tenaga kerja secara pasti akan lebih banyak, sehingga akan mengurangi tingkat pengangguran di Bumi Sumekar ini. Syamsul mengaku siap membantu para masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya dibidang pelatihan, pengelolaan dan pemasarannya. Bahkan untuk bahan baku yang ada juga cukup banyak di Sumenep, tinggal bagaimana mengelola usaha tersebut dengan baik. Seperti halnya beberapa pabrik tahu dan tempe yang juga banyak di Sumenep, yang dulunya bahkan banyak mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, namun saat ini sudah banyak yang bisa melakukannya sendiri. ( Ren, Esha )