Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-08-2005
  • 668 Kali

POSYANDU PERLU DIGALAKKAN KEMBALI

Sumenep-Infokom News Room : Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) putaran I di Kabupaten Sumenep dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Saronggi, Selasa (30/08). Dalam PIN putaran I ini sedikitnya sebanyak 89,273 balita akan mendapatkan imunisasi secara serentak di Puskesmas dimasing-masing Kecamatan. Bupati Sumenep, Drs. Endro Siswantoro, M.Si dalam kesempatan itu menegaskan, Posyandu sebagai salah satu sarana pemberian imunisasi bagi balita untuk kembali digalakkan, sebab diera reformasi ini, Posyandu kurang mendapat perhatian serius dari semua pihak. Bahkan merosotnya Posyandu belakangan ini tidak sedikit balita yang mengidap penyakit polio import yang berkembang di masyarakat. Dikatakan pula, karena hampir sekitar 50 ribu Posyandu di Jawa Timur yang kurang aktif, akibatnya persoalan kesehatan merebak di tengah masyarakat. Dicontohkan Bupati Endro Siswantoro, banyak persoalan kesehatan itu diantaranya gizi buruk, polio dan penyakit kusta. Untuk itu diharapkan, agar seluruh masyarakat memanfaatkan imunisasi dengan baik, hingga akhirnya generasi bangsa ini bebas dari penyakit polio. Sementara itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Shinta W. Oetomo melaporkan, pelaksanaan PIN kali ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan anak Balita terhadap virus Polio liar, serta meningkatkan cakupan universal semua anak berusia 0 hingga 59 bulan untuk mendapatkan vaksin polio, yang kegiatannya dimulai dari tanggal 30 Agustus hingga 27 September 2005 di seluruh Puskesmas, dan sebanyak 1.292 Posyandu yang tersebar pada 332 Desa se Kabupaten Sumenep, dengan jumlah kader PIN sebanyak 3.875 orang. Hadir dalam pencanangan ini, Ketua DPRD, Muspida, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda dan Para Asisten, Ketua Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan, Kepala Badan, Dinas Instansi Kabupaten Sumenep dan Undangan lainnya. Seusai pencanangan, Bupati Sumenep memberikan tetes vaksin polio kepada Balita, dan dalam kegiatan ini telah terlayani sebanyak 106 balita. Sedangkan sasaran vaksin polio itu diberikan bagi balita yang usiannya dari 0 hingga 59 bulan. ( Yasik, JuP-31, Esha )