Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-07-2015
  • 1452 Kali

Populasi Sapi Terbanyak Di Sapudi, Banyak Dikirim Keluar Daerah

News Room, Senin ( 13/07 ) Meningkatnya populasi sapi di daerah kepulauan sepudi, membuat pasokan daging sapi di pulau Madura tidak akan terjadi kelangkaan. Bahkan dari banyaknya sapi yang dihasilkan, ratusan sapi asal pulau Sepudi ini juga disinyalir banyak dikirim ke luar kota, seperti ke Kalimantan dan sebagainya.

Salah satu tokoh masyarakat Kepulauan Sepudi, Sadamih kepada wartawan mengaku peminat sapi asal Sepudi ini tidak hanya warga Madura saja, melainkan ada sebagian juga permintaan dari luar kota, yakni dari Kalimantan.

“Pengiriman sapi Sepudi ke Kalimantan selalu ada dan disesuaikan dengan permintaan konsumen,”ungkapnya.

Dikatakan, pengiriman sapi ke Kalimantan memang tidak banyak, karena biaya transport pengiriman kesana cukup tinggi. Namun, bisa dipastikan, setiap bulan diprediksi ratusan sapi dari Sapudi bisa dikirim ke Kalimantan.

Disamping mayoritas dikirim dari pulau Sapudi ke daerah daratan. Kemudian, sapi asal Sapudi dipasarkan di berbagai pasar sapi yang ada di pulau Madura ini. Namun, yang jelas setiap minggunya dipastikan ada sapi yang keluar dari Sapudi.

Sementara Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Arief Rusydi, M.Si mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk menjaga populasi sapi Madura, termasuk sapi asal pulau Sapudi, agar tidak sampai punah.

Dijelaskan, populasi sapi di Sumenep setiap tahun mencapai 112.214 ekor, ditambah kerbau sebanyak 3.164 ekor. Itu semua didapat dari hewan peliharaan warga yang berada di 18 Kecamatan daratan dan sejumlah Kecamatan di 9 Kecamatan Kepulauan.

“Untuk daerah kepulauan yang sangat banyak menyumbang sapi potong terdapat di dua Kecamatan di Pulau Sepudi, yakni Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam. Dua Kecamatan tersebut populasi sapi potong setiap tahunnya menghasilkan sebanyak kurang lebih 363.385 ekor,”jelasnya.

Berdasarkan data yang ada, penghasil terbanyak hewan ternak terfokus di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Batang-batang, Batuputih, dan Kecamatan Ambunten. Sementara penghasil kerbau dikepulauan, seperti Kecamatan Kanganyan, dan Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. ( Ren, Esha )