News Room, Rabu ( 24/09 ) Sebanyak 450 personel Polres Sumenep disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan pembagian zakat langsung secara massal di tiga lokasi, diantaranya 2 lokasi di Kecamatan Kota, dan satu lokasi lainnya di Kecamatan Bluto. Kapolres Sumenep, AKBP Darmawan, mengaku sudah menerima pemberitahuan dari tiga warga yang akan melakukan pembagian zakat langsung secara massal. Karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus pembagian zakat massal di Kota Pasuruan yang menelan puluhan korban jiwa, maka sedikitnya 450 personel akan disiagakan di tiga lokasi tersebut “Masing-masing lokasi akan dijaga ketat 150 personel Polres Sumenep, dibantu Polsek setempat. Sebab, jumlah penerima zakat diperkirakan diatas 2.000 orang,â€Âkata Kapolres, ketika dihubungi News Room melalui jaringan telephone, Rabu (24/09). Kapolres memaparkan, sesuai pemberitahuan yang diterimanya, tiga warga yang akan membagi-bagikan zakat langsung secara massal, yakni Hj. Rahmah dan H. Hasbu, lokasinya di Kecamatan Kota, kemudian H. Fahmi di Kecamatan Bluto. Untuk Hj. Rahmah yang berlokasi di Jalan Halim Perdana Kusuma, jumlah penerima zakat mencapai 2.500 orang, yang akan dilaksanakan pada Jumat (26/09) nanti sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian H. Hasbu di Jalan Diponegoro, dengan jumlah penerima zakat sebanyak 1.000 orang yang akan diserahkan pada Sabtu (27/09), dan H. Fahmi di Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, dengan jumlah penerima zakat sebanyak 3.000 warga yang akan dibagi-bagikan pada Senin (29/09) mendatang. Kapolres berharap pada warga Sumenep lainnya yang ingin membagi-bagikan zakat langsung secara massal, untuk memberitahukan kegiatan tersebut, supaya kegiatannya berjalan lancar dan tertib. “Kami tidak ingin kasus Kota Pasuruan terulang lagi,â€Âtegasnya. ( Nita, Esha )