Sumenep-Kominfo News Room : Untuk menciptakan situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polres Sumenep, khususnya selama bulan Suci Ramadhan, Sabtu malam (30/09) sekitar pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB, aparat Polres Sumenep menggelar Operasi Gabungan dari Operasi Pekat, Operasi Simpatik dan Operasi Antik, di wilayah Kota Sumenep. Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Ary Wahjudhi menuturkan, dalam operasi gabungan itu, dibagi 4 (tiga) titik, yakni untuk operasi simpatik yang digelar diwilayah Kota Sumenep, dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Moh. Syakrani, dengan sasaran citra simpatik lalin bagi pengendara lalu lintas. Kemudian, untuk operasi pekat dan operasi antik, dengan sasaran curat, curanmor, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan obat-obatan terlarang, dilakukan di pintu masuk Patean, yang dipimpin Kasat Reskim AKP Mualimin, dan dipertigaan Desa Parsanga dipimpin Kasat Intelkam AKP Moh. Kholik, dipertigaan Pamolokan atau Ayam Cukir dipimpin Kasat Samapta. Kabag Ops menerangkan, selama operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 11 kendaraan bermotor roda 2 (dua), dan 2 unit kendaraan bermotor roda 4 (empat), yang tidak bisa menunjukkan surat-surat, saat ini semuanya diamankan di Mapolres Sumenep. Namun, untuk 1 unit kendaraan bermotor roda empat, Senin pagi (02/10) sudah diambil oleh pemiliknya, karena bisa menunjukkan surat-surat. Bahkan dalam operasi ini, pihaknya juga menyita sebuah senjata api jenis FN, yang ternyata setelah dilihat hanya korek api biasa. Sehingga bagi pemilik korek api tersebut, hanya diberi pengarahan saja. Kabag OPS menjelaskan, tiga operasi tersebut secara bersamaan akan dilakukan selama 1 bulan, yakni untuk Operasi Pekat berlangsung sejak tanggal 15 September hingga 15 Oktober, kemudian Operasi Simpatik sejak tanggal 18 September hingga 18 Oktober, dan Operasi Antik dilakukan sejak tanggal 22 September hingga 22 Oktober mendatang, selama bulan Suci Ramadhan. ( Nita, Esha )