News Room, Selasa ( 20/07 ) Sebanyak 500-an zak yang isinya diduga beras untuk masyarakat miskin (raskin), diamankan petugas Polsek Kalianget, di pelabuhan setempat, saat diangkut KLM Linggar Jati III dan KM Dharma Bahari Sumekar (DBS) II dari Pelabuhan Kangean menuju Pelabuhan Kalianget. Kapolsek Kalianget, Sumenep, AKP Suwardi mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan tersebut, berdasarkan informasi dari warga Pulau Kangean, bahwa kapal jalur Kangean-Kalianget mengangkut raskin. “Ketika dua kapal itu merapat ke Pelabuhan Kalianget, petugas Polsek Kalianget bersama Syahbandar setempat, langsung mengecek ke dalam kapal. Ternyata benar didalamnya terdapat tumpukan zak berisi beras yang belum diketahui apakah beras itu raskin atau bukan, tapi karena ada laporan, kami pun terpaksa mengamankan beras tersebut,â€kata Suwardi, pada wartawan di kantornya, Sabtu (20/07). Ia menjelaskan, selain 500-an zak beras disita polisi, 2 kapal berikut dokumen juga diamankan oleh petugas Syahbandar. “Kami belum bisa memastikan kebenaran isi zak itu, raskin atau bukan. Sebab, petugas baru memeriksa 2 orang saksi. Sedangkan, nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK), juga menjalani pemeriksaan di kantor Syahbandar Kalainget,â€ujarnya. Suwardi juga mengungkapkan, ratusan zak beras itu diamankan di 2 tempat, yakni 300 zak diamankan di Polsek, dan 230 zak lainnya di Polres Sumenep. “Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut, telah dilakukan pihak Polres Sumenep,â€ungkapnya. Sementara Petugas Penjagaan dan Penyelamatan Administrator Pelabuhan Kalianget, Welliyanto mengatakan, dalam manifes kapal, ratusan zak itu tercatat berisi jagung, namun kenyataannya kapal justru mengangkut beras. “Secara admistrasi memang sudah menyalahi aturan, yakni tidak sesuai dengan manifes. Selanjutnya, kami akan buat berita acara kepada pusat, untuk menentukan sanksi apa yang pantas diberikan bagi nakhoda maupun pemilik kapal tersebut. Karena, sanksi itu kewenangan pusat,â€terangnya menegaskan. Welli menambahkan, untuk sementara, 2 kapal itu masih diamankan dan nakhoda beserta ABK-nya sedang diperiksa. ( Nita,Esha )