Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-05-2005
  • 679 Kali

POLEMIK DITUBUH PBR DIMUNGKINKAN DENGAN JALAN ISLAH

Sumenep-Infokom News Room : Polemik yang terjadi ditubuh Partai Bintang Reformasi (PBR) Sumenep selama ini dimungkinkan akan memilih jalan Islah untuk menyelesaikan persoalan di internal partai tersebut. Hal itu diungkapkan Ade Arfan Maulana, yang selama ini dipersoalkan oleh 17 PAC PBR Sumenep, karena jabatannya hanya sementara, akan tetapi melaksanakan keputusan tanpa komunikasi dengan PAC-PAC PBR Sumenep tersebut. Ade mengaku menyadari, meski jabatan sementara sebagai Ketua DPC PBR Sumenep selama tiga bulan, dinilai sudah kadaluarsa oleh 17 PAC, hal itu dianggap wajar. Sebab menurut Ade, polemik yag terjadi selama ini hanya karena miscomonication antara para petinggi DPC PBR Sumenep dengan para PAC-PAC, sehingga kebijakannya ketika keluarnya PBR dari Koalisi Untuk Perubahan (KuP) dan bergabung kepada Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) memang dikuinya hanyalah kurang komonikasi saja. Karena itu Ade berjanji, dalam waktu dekat, yakni minggu ini pihaknya akan merapatkan barisan bersama Kader Partainya untuk melakukan konsolidasi kembali dan akan menjelaskan ke PAC-PAC yang ada, sejak awal keluarnya dari KUP dan masuknya ke KRB bersama 13 Partai lainya. Sementara itu, sebelumnya ke 17 PAC PBR menilai masuknya PBR ke KRB, yang mengusung pasangan Cabup dan Cawabup, Drs. H. Abdul Muiz, MM dan Hj. Siti Aisyah ini bukan atas nama lembaga, namun secara person, tetapi atas ijin dan restu dari Wakil Ketua DPD PBR Jawa Timur. ( Ren, Esha )