Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-10-2009
  • 527 Kali

PKS Gerojok Satu Tangki Air Ke Desa Poteran

News Room, Senin ( 12/10 ) Kepekaan sosial terhadap persoalan hidup masyarakat terus menjadi skala prioritas bagi para Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumenep. Disamping selalu tanggap terhadap persoalan sosial dan bencana yang menimpa sebagian masyarakat Indoensia, seperti menghimpun bantuan untuk korban gempa di Padang Sumetera Utara, PKS juga langsung respon ketika ada berita kekeringan di beberapa Desa di Kecamatan Talango. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD PKS Sumenep, A. Riadi ketika ditemui News Room disela-sela persiapan pemberangkatan pemberian bantuan air bersih ke Kecamatan Talango tadi siang. Diakui, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pengurus yang lain ketika membaca pemberitaan di media cetak soal kekeringan di sejumlah Desa di Kecamatan Talango. “Ini memang merupakan bentuk kepedulaian dan kewajiban kita untuk saling membantu saudara kita yang terkena musibah gempa di Padang dengan menghimpun dana untuk bantuan kemanusiaan. Namun disamping itu ketika ada saudara kita di daerah yang juga mengalami kesulitan sesuatu tentu juga harus melakukan hal yang sama,”ujar Riadi. Karena itu ketika ada berita soal kesulitan air bersih di Kecamatan Talango, tepatnya di Desa Kombneg dan Desa Poteran, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan relawan PKS dan aparatur Desa di sana. Dan kebetulan untuk saat ini pihaknya baru akan mengirimkan satu tangki air dari PDAM Sumenep ke Desa Poteran setelah melakukan koordinasi dengan aparat Desa setempat. Sedangkan, untuk berikutnya baru akan melakuakn pengiriman bantuan lagi, termasuk ke Desa Kombecg setelah terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan aparat Desa setempat. Riadi berharap dalam kedatangannya ke Desa Poteran hari ini sekaligus bisa melakukan koordinasi kembali dengan Desa lain yang memang membutuhkan keberadaan air bersih. Meskipun nilai bantuannya tidak seberapa, namun diharapkan sedikit mengurangi beban masyarakat disana, sekaligus memancing kepekaan berbagai pihak untuk melakukan hal yang sama. ( Ren, Esha )