Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-08-2010
  • 410 Kali

Pimpinan DPRD Tak Keluarkan Rekomendasi Untuk PT. Garam

News Room, Jum’at ( 20/08 ) Keinginan para petani garam yang tergabung dalam Yayasan Tanah Leluhur (YTL) Sumenep, untuk mendapat rekomendasi dari pimpinan DPRD setempat, terkait penghentian sementara penggarapan lahan garam baru yang dilakukan PT. Garam, kandas. Sebab, Ketua DPRD Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH tidak mau mengeluarkan rekomendasi tersebut. “Saya tidak memberikan rekomendasi, saya hanya menyampaikan pada Komisi A dan Komis B, agar secepatnya melakukan koordinasi dengan PT. Garam,”kata KH. Imam Hasyim, pada wartawan di kantornya, Jum’at (20/08). Ia menjelaskan, dalam usulan yang dilayangkan Komisi A dan Komisi B itu, pihaknya hanya mengabulkan permohonan petani garam YTL untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum. “Kami siap memfasilitasi mereka guna bertemu dengan bapak Gubernur Jatim. Tapi, kepastiannya tidak bisa ditentukan sekarang. Dimungkinkan setelah lebaran nanti,”ujarnya. Hasil pertemuan dengan Gubernur itulah, kata KH. Imam, nantinya akan dijadikan pijakan pihaknya untuk bersikap, apakah rekomendasi penghentian sementara penggarapan lahan garam baru yang dilakukan PT. Garam dengan pihak ketiga bisa dikeluarkan atau tidak. Sebelumnya, pada Kamis (19/08) kemarin, ratusan petani garam YTL mendatangi gedung DPRD Sumenep, untuk meminta pimpinan dewan mengeluarkan rekomendasi penghentian sementara penggarapan lahan garam baru yang dilakukan PT. Garam dengan pihak ketiga, di 3 titik, yakni wilayah Nambakor, Pinggirpapas dan Kebundadap Timur. ( Nita, Esha )