Media Center, Senin ( 23/09 ) ?Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep definitif, Madura, Jawa Timur, dilantik, Senin (23/09/2019).
Pimpinan DPRD ini dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, berdasarkan pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Sebelum pelantikan digelar, dilakukan pembacaan SK Gubernur oleh Sekretaris DPRD, Ec. Sustono. Kemudian, dilanjutkan pengambilan sumpah.
Pelantikan yang dikemas dalam sidang paripurna dipimpin Ketua Sementara Abd. Hamid Ali Munir, dihadiri Wakil Bupati Achmad Fauzi, Forkopimda, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sesuai SK Gubernur Jatim, pimpinan DPRD itu terdiri dari Abd. Hamid Ali Munir sebagai Ketua, Indra Wahyudi, Ahmad Salim, Faisal Muhlis masing-masing sebagai Wakil Ketua.
Ketua DPRD Sumenep, Abd. Hamid Ali Munir menjelaskan, kerja dewan harus lebih produktif lagi dari sebelumnya. Sudah bukan saatnya lagi berbicara tentang perbedaan, tapi saatnya bicara soal kebersamaan.
"Mari kita rajut kebersamaan bukan lagi perbedaan,” ujarnya.
Politisi PKB ini menekankan bahwa saatnya memperkuat fungsi DPRD, yakni sebagai pembuat undang-undang (legislasi), pengawasan (controling) dan penganggaran (budgetting).
"Sementara eksekutif sebagai penyelenggara, maka harus bermitra. Karena mitra juga bisa dikritik dan dicarikan solusi bagi pembangunan Sumenep,” ujarnya.
Selain itu, Hamid Ali Munir menuturkan, saat ini yang dibutuhkan dalam bekerja adalah lompatan-lompatan untuk kemajuan Sumenep. Makanya, jangan terjebak pada regulasi kaku, ruwet dan rumit. “Tapi yang dibutuhkan, mempermudah rakyat dalam mencapai cita-citanya. Makanya, harus terus berinovasi,” tukasnya.
Sementara Wabup Achmad Fauzi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pimpinan dewan yang sudah dilantik. Semoga bisa menjalankan tugas dan amanah. “Bekerja untuk kepentingan masyarakat, dan menyusun anggaran yang berkualitas untuk kesejahteraan rakyat,” tukasnya. ( Nita, Fer )