News Room, Senin ( 24/11 ) Petugas pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap kedua yang akan dilaksanakan tanggal 26 November besok, di 33 desa tidak ada perubahan tetap seperti tahap pertama, yakni sebanyak 1.800-an personel gabungan. Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, menjelaskan, pola pengamanan Pilkades serentak tahap kedua ini, tetap sama seperti tahap pertama. Termasuk personel yang diturunkn juga tetap 1.800-an. "Ribuan personel itu adalah gabungan dari polisi bersama instansi samping yakni Kodim 0827, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Sumenep," kata Kapolres Sumenep, Senin (24/11). Untuk pengamanan Pilkades ini, Polres Sumenep nantinya juga akan dibantu 1 SSK Dalmas dan 2 SSK Polda Jawa Timur. "Pasukan Dalmas dan Brimob itu akan dipusatkan di daerah yang mudah menjangkau lokasi Pilkades, seperti di Karduluk, Sera Barat dan Moncek Tengah," terangnya. Disamping itu, lanjut Kapolres, pengamanan juga dilakukan secara mobile guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita akan tingkatkan pengamanan Pilkades serentak tahap kedua, agar kejadian pada tahap pertama kemarin berupa laka lantas saat pencoblosan di Batuputih dan kejadian di Rubaru, tidak terulang kembali. Meski dua peristiwa tersebut bisa diselesaikan, tapi tetap menjadi perhatian kami," ungkapnya. Di Kabupaten Sumenep, sedang digelar Pilkades serentak secara bertahap yang diikuti oleh 87 desa. Untuk tahap pertama sudah berlangsung pada tanggal 20 November kemarin di 31 desa. Sedangkan tahap kedua tanggal 26 November di 33 desa, dan sisanya tahap ketiga tanggal 1 Desember di 23 desa. ( Nita, Fer )