Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-11-2012
  • 503 Kali

Petugas Gabungan Razia Penumpang Kapal Di Pelabuhan

News Room, Kamis ( 08/11 ) Sebanyak 25 personel gabungan Polsek, Polair dan Koramil Kalianget, Kamis (08/11) pagi, melakukan razia terhadap penumpang kapal di pelabuhan setempat. Barang bawaan para penumpang yang akan naik kapal, tidak lepas dari penggeledahan petugas. Hasilnya, aparat gabungan mengamankan sebuah parang panjang milik Mat Rapik (35), warga Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). Kapolsek Kalianget, AKP Suwardi menjelaskan, razia ini dilakukan sebagai rangkaian pengamanan pelaksanaan Bali Democracy Forum di Bali, pada tanggal 8 sampai 9 Nopember 2012. “Kami tidak ingin kecolongan terhadap masuknya warga luar yang ingin menyeberang ke wilayah Kepulauan Sumenep. Makanya, kami gelar razia guna mempersempit gerak teroris,”kata Suwardi, Kamis (08/11). Selama pelaksanaan Bali Democracy Forum berlangsung, pihaknya akan rutin melakukan razia bersama petugas gabungan dengan Sarpolair dan Koramil Kalianget. “Sasaran razia sudah jelas, untuk memastikan tidak ada barang berbahaya seperti senjata tajam (sajam) maupun bahan peledak (handak), yang dibawa para penumpang,”terangnya. Suwardi mengungkapkan, razia Kamis (08/11) pagi, pihaknya hanya mengamankan sebuah parang, milik warga Kangean yang saat ini pemiliknya masih menjalani pemeriksaan. “Ketika diperiksa, ternyata parang tersebut didapat dari Papua. Karena Mat Rapik memang bekerja di Papua,”ujarnya. Sementara pemilik parang, Mat Rapik mengatakan, bahwa parang itu sengaja dibawa dari Papua untuk digunakan menyabit rumput. “Parang ini tidak diniatkan berbuat kejahatan. Tapi, sekarang kan mau musim hujan. Jadi, saya berpikir parang sangat berguna pada musim penghujan. Rencananya untuk menyabit rumput di kebun,”ungkapnya. ( Nita, Esha )