News Room, Kamis ( 31/03 ) Dalam upaya mengendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk (LLP) Pemerintah Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) kepada Pasangan Usia Subur (PUS) dan yang belum, secara gratis. Sampai dengan tahun 2015, pasangan usia subur di Sumenep mencapai 249.365 orang. Dan yang telah menjadi peserta KB aktif mencapai 154.533 orang atau mencapai 61,97 persen.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Pertemuan Identifikasi Issue Strategis tentang Kebijakan Pembangunan Kependudukan Wilayah Madura dan Daerah Tapal Kuda Provinsi Jawa Timur di Ruang Arya Wiraraja Kantor Bupati Sumenep, Kamis (31/03).
Menurutnya, beberapa kegiatan yang dilakukan selama ini, seperti pemantapan dan sosialisasi pendewasaan usia perkawinan bagi remaja usia sekolah, penggarapan Keluarga Berencana kepulauan secara periodik, peningkatan kualitas pelayanan sarana KB dan semacamnya.
“Sedangkan sarana klinik Keluarga Berencana di Sumenep berjumlah 66 unit atau rata-rata 2,5 unit per-Kecamatan, serta Pos Pelayanan Keluarga Berencana Desa yang sudah ada di seluruh Desa di Sumenep,” jelasnya.
Bupati juga mengakui, jika petugas klinik KB di Sumenep sudah sangat mencukupi, yang berjumlah 295 orang, atau hampir menjangkau semua Desa di Kabupaten Sumenep. Bahkan, Pemkab Sumenep menyediakan sarana transportasi gratis bagi calon akseptor KB ke tempat pelayanan KB untuk wilayah daratan.
Meskipun diakui, tantangan dan masalah yang dihadapi Kabupaten Sumenep dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk, diantaranya karena faktor geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri dari kepulauan, sehingga cukup berpengaruh terhadap upaya penyebar luasan dan pelayanan Keluarga Berencana.
“Kemudian, penggunaan alat kontrasepsi suntik, dan pil di Sumenep masih tinggi yang disebabkan oleh belum optimalnya komunikasi, informasi dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat,”tambahnya.
Sementara dari data yang ada, jumlah penduduk Kabupaten Sumenep berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014, sebanyak 1.067.202 jiwa, dengan komposisi 507.430 laki-laki, dan 559.772 perempuan.
Sedangkan rasio jenis kelamin di Kabupaten Sumenep sebesar 90,6. Artinya, terdapat sekitar 91 penduduk laki-laki diantara 100 penduduk perempuan. Dengan luas wilayah sekitar 2.093 kilometer persegi, setiap kilometer persegi di Sumenep ditempati sebanyak 509 orang. ( Ren, Esha )