News Room, Sabtu ( 03/5 ) Karena banyaknya masukan dan saran dari masyarakat, Kantor Arsip dan Perpustakaan Sumenep akan membuat beberapa buku berbahasa Madura. Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Ach. Fauzi, didampingi Kasi pengembangan dan Bintek, Drs. Mashuri mengungkapkan dalam memenuhi kebutuhan stok buku di Perpustakaan Sumenep pihaknya akan menggandeng pihak ketiga untuk membuat Buku Berbasa Madura. Sebab dari beberapa masukan dan permintaan masyarakat’ Perpustakaan yang ada di Sumenep perlu melengkapi buku-buku berbasa Madura yang banyak dirindukan masyarakat yang senang dengan Parebesan bahasa Madura. Fauzi menjelaskan jika pihaknya akan menggandeng Tim Nabara Sumenep, yang selama ini eksis dalam pembinaan Bahasa Madura. Bahkan, pihaknya juga akan mengundang khusus pengarang buku yang sudah ada selama ini, dan mungkin perlu penyempurnaan dan sebagainya termasuk ijin dari pengarang agar tidak terjajdi hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Beberapa judul buku yang akan di garap Perpustakaan Sumenep dengan Tim Nabara diantaranya Tatakrama Adeb asor dhalem Madura, Prana Sastra Madura, Parebesan Madura, serta Kamus Besar Madura- Indonesia. Disamping itu menurut Fauzi pihaknya juga akan mempersiapkan pengadaan buku dan sastra Madura. Sedangkan yang ada selama ini hanya beberapa buku bahasa Madura yang hanya foto Copy-an. Disamping itu untuk lebih meningkatkan dan mengenalkan Perpustakaan Sumenep kepada masyarakat luas, pihaknya juga menggandeng beberapa Pondok Pesantren dengan melaksanakan Bintek bagi pengelola Perpustakaan Ponpok Pesantren. Di Sumenep. Bintek yang baru dilaksanakan dalam dua hari pekan lalu itu diakui Mashuri diikuti sebanyak 35 orang dari 40 peserta yang diagendakan mewakili 28 Pontren di Sumenep termasuk Kepulauan. ( Ren, Soek )