Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-02-2015
  • 549 Kali

Perlu Keterlibatan Stakeholder, Tekan Kekerasan Pada Anak

News Room, Selasa ( 10/02 ) Maraknya kasus kekerasan pada anak di Kabupaten Sumenep, perlu keterlibatan seluruh stakeholder yang ada untuk menekan tingginya angka kekerasan pada anak tersebut. Untuk itu Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP- KB) Kabupaten Sumenep akan mengandeng Dinas Pendidikan dan UPT. Pelatihan Kerja Sumenep dalam menangani persoalan tersebut.

Kepala BPMP-KB Kabupaten Sumenep, H. Ahmad Masuni, SE, MM kepada waratwan, Selasa (10/02) mengungkapkan, dari semua kasus kekerasan pada anak, diantara penyebabnya karena kurangnya pembinaan dari orang tua secara langsung.

“Disamping juga karena ditinggal bekerja, ke dua orang tua bercerai, faktor ekonomi dan semacamnya,”ungkapnya.

Dijelaskan, selama tahun 2014 lalu, BPMP-KB Sumenep melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan  Perempuan dan Anak  (P2TP2A) KabupatenSumenep mendampingi sedikitnya 40 kasus hukum yang melibatkan anak-anak. Dari 40 kasus tersebut, 14 kasus diantaranya berupa penelantaran, kemudian 5 kasus anak terlibat narkoba, 4 kasus pencurian, termasuk didalamnya penganiayaan, laka lantas, serta sejumlah kasus lainnya.

Untuk itu pihaknya akan intens melakukan komunikasi dengan pihak terkait agar kasus yang melibatkan anak-anak tersebut bisa ditekan, diantaranya dengan Dinas Pendidikan, UPT. Pelatihan Kerja Sumenep dan menggandeng Disnakertrans Kabupaten Sumenep.

Nantinya diharapkan, agar anak-anak disibukkan dengan kegiatan keterampilan untuk bekerja, sehingga tidak sampai melakukan hal-hal negatif, apalagi hingga berlawanan dengan hukum. Sedangkan Dinas Pendidikan diharapkan juga bisa memberi pembelajaran tentang mental dan moral di luar jam pelajaran.

Untuk kasus anak yang terlibat narkoba, kami sudah melakukan rehabilitasi, 2 diantaranya sudah dipulangkan kembali, sedangkan yang lainnya masih dalam proses,”tambahnya. ( Ren, Esha )