Sumenep-Kominfo News Room : Sebuah perahu klotok yang digunakan untuk menangkap ikan, Rabu kemarin (03/05) sekitar pukul 01.30 dini hari meledak di perairan Sapo’ong pulau Kangean Sumenep, dengan berpenumpang 4 orang. Dalam laka laut itu, ledakan terjadi diduga bahan peledak (handak) yang dimuat diatas perahu, meledak sebelum dilempar ke laut, akibatnya 1 penumpang atas nama Anwar (25) meninggal dunia, kemudian 1 penumpang atas nama Silasah (25) belum ditemukan, 1 penumpang atas nama Rullah (20) mengalami luka berat, dan Ainur Rahman (25) yang merupakan penumpang selamat, melarikan diri. Keempat penumpang perahu tersebut semuanya warga Desa Pajenangger Kecamatan Arjasa Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin menuturkan, sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan Polsek Kangean, keempat penumpang tersebut mempunyai peran masing-masing, yakni korban yang tewas berperan memegang dan menyalakan sumbu handak. Kemudian, korban hilang berperan meniup sumbu handak, dan korban yang mengalami luka berat berperan sebagai penyelam, sedangkan penumpang yang melarikan diri berperan sebagai pengemudi perahu. Kasat Reskrim menandaskan, setelah ledakan terjadi, perahu dipinggirkan oleh Ainur Rahman. Kemudian ia melarikan diri, yang saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian untuk mencari penyebab terjadinya laka laut tersebut, serta untuk mengetahui siapa pemilik handak dan untuk mengetahui dari mana handak itu diperoleh. Kasat Reskrim menjelaskan, barang bukti yang berhasil diamankan berupa sebuah perahu klotok dalam kondisi rusak berat, sebuah serok yang merupakan alat untuk mengambil ikan dan sebuah selang untuk menyelam. ( Nita, Esha )