Saronggi-Kominfo News Room : Dalam rangka penyusunan programa penyuluhan pertanian untuk tahun 2007, telah dilakukan sosialisasi sekaligus pembinaan terhadap kelompok tani di Kecamatan Saronggi, Kamis kemarin (16/11) bertempat di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Saronggi. Koordinator Petugas Pengamat Hama Penyakit Pertanian Kabupaten Sumenep, Kasmulan menjelaskan tentang pembuatan dan penggunaan pupuk organik Bokashi. Ia mengatakan, upaya peningkatan produktifitas pertanian, para petani masih tergantung pada penggunaan pupuk anorganik atau lebih dikenal dengan pupuk buatan, seperti Urea, ZA, SP-36 dan KCL yang saat ini semakin langka dan harganya relatif sangat tinggi. Salah satu cara yang tepat untuk membantu dan mengatasi persoalan para petani, jelas Kasmulan, pemerintah mencari jalan alternatif yang lebih murah, mudah dan mampu menanggulangi kondisi tanah yang kekurangan bahan organik, dengan menggunakan pupuk organik Bokashi. Sementara itu Penyuluh Pertanian Kecamatan Saronggi, Joko Setyo Hutomo, SP menjelaskan, maksud dan tujuan dari penyusunan programa penyuluhan pertanian untuk tahun 2007 itu guna meningkatkan peranan dan peran serta Kelompok Tani dalam membangun pertanian, terutama dalam hal pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani diberbagai metode, sehingga dapat meningkatkan produktifitas tanaman pangan, khususnya padi, jagung dan holtikultura. Usai penyampaian materi dilanjutkan dengan pengisian blanko sesuai kebutuhan Kelompok Tani di masing-masing Desa serta dilakukan praktek pembuatan pupuk organik Bokashi. ( JuP-31, Esha )