Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-01-2012
  • 512 Kali

Penumpang Keleleran, Pemkab Salurkan Bungkusan Makanan

News Room, Selasa ( 10/01 ) Banyaknya penumpang kapal yang masih bertahan di Pelabuhan Kalianget, akibat tidak adanya armada berani beroperasi ke Kepulauan Sumenep, mengundang perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep. Buktinya, Selasa (10/01) siang, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si memanggil Dinas Sosial dan Bagian Kesejahteraan Masyarakat. “Kami memang mendapat informasi kalau ada masyarakat kepulauan tertahan di Pelabuhan Kalianget, dikarenakan menunggu jadwal kapal yang tidak pasti berangkat kekepulauan. Makanya, kami panggil instansi terkait, guna mengecek kebenarannya,”kata H. Moh. Saleh, di kantor Pemkab Sumenep, Selasa (10/01). Menurut H. Moh. Saleh, pihaknya memang menginstruksikan dua instansi tersebut, supaya turun langsung ke Pelabuhan Kalianget. “Kalau ternyata benar, dan ada penumpang yang tertahan, supaya langsung diberikan bantuan ala kadarnya berupa bungkusan makanan,”terangnya. Sikap ini, kata Sekdakab Sumenep, merupakan inisiatif pemkab terhadap masyarakat kepulauan yang tertahan di Pelabuhan Kalianget. “Mereka kan masyarakat kami, kalau tidak ada langkah tegas nanti dikira kita tidak peduli,”ujarnya. Ratusan calon penumpang kapal yang merupakan warga sejumlah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Sejak Sabtu (07/01) hingga Selasa (10/01) ini, bertahan di Pelabuhan Kalianget, hingga Selasa (10/01) ini, untuk menunggu pemberangkatan kapal. Selama menunggu pemberangkatan kapal, puluhan warga kepulauan itu tidur di aula Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan sebagian di kapal. Sementara, Kepala Syahbandar Kalianget, Bambang A. Atu mengakui jika sudah empat hari terahir ini cuaca buruk dan kapal tidak bisa diberangkatkan guna menjaga keselamatan para penumpang. “Kami sebenarnya tidak melarang, tapi hanya menghimbau agar kapal menunda jadwal pemberangkatannya untuk menjaga keselamatan penumpangnya,”terangnya. Saat ini tinggi gelombang paling rendah diperairan Madura mencapai 1,5 hingga 2 meter. Untuk perairan Kangean ketinggian gelombang berkisar antara 3 hingga 4 meter dan untuk perairan Masalembu mencapai 5 meter. “Diharapkan para penumpang yang sudah berada dipelabuhan Kalianget supaya bersabar, karena hal ini bukan kesengajaan dari pihak Syahbandar atau kapal, tapi memang kondisi alam yang tidak bersahabat,”ungkapnya. ( Nita, Esha )