Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-10-2013
  • 517 Kali

Penjor Sambut Hari Jadi Ke 744 Kabupaten Sumenep

News Room, Senin ( 07/10 ) Menyambut datangnya Hari Jadi Ke 744 Kabupaten Sumenep tahun 2013, pemandangan berbeda mulai dilihat di tiap-tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sumenep, tak terkecuali di pintu masuk gedung DPRD setempat. Sejumlah penjor dari daun siwalan, mulai menghiasi seluruh Satker di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si menjelaskan, pada Hari Jadi Kabupaten Sumenep tahun ini, pihaknya sengaja mengusung nuansa berbeda dari tahun sebelumnya. Semarak yang ditampilkan lebih mengedepankan alami atau kembali ke tempo dulu. “Kami memang mengajukan pada Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, bahwa memeriahkan Hari Jadi Ke 744 ini, disetiap Satker diwajibkan mendirikan penjor yang terbuat dari daun siwalan. Sebab, daun tersebut lebih awet dibandingkan janur. Ya syukurlah, sekarang mulai berdiri penjor-penjor tersebut, meskipun masih sebagian Satker,”kata Bambang. Menurutnya, dibalik penyambutan Hari Jadi Ke 744 Kabupaten Sumenep ini, tentunya ada hikmah yang bisa diperolehnya guna menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD), utamanya disektor pariwisata. “Rancangan yang sudah kami buat memang berbeda, yakni untuk program semalam di Keraton akan diganti menjadi Resepsi Hari Jadi. Biasanya ditempatkan di Pendopo Agung, bakal digeser ke Lapangan Gotong Royong. Target yang akan dicapai adalah peningkatan PAD. Sebab, pada Malam Resepsi Hari Jadi itu, kami akan menggandeng sejumlah Biro Travel untuk nantinya dijadikan mitra demi pengembangan pariwisata di Sumenep. Mudah-mudahan disetujui Bupati Sumenep, dan terlaksana sesuai harapan,”terangnya. Bambang mengungkapkan, dalam resepsi itu akan ditampilkan beberapa pagelaran yang mengangkat nuansa keris. “Tema untuk Hari Jadi Kabupaten Sumenep tahun ini, kami akan mengangkat keris, mulai kreasi tulisan, penyajian tarian dalam prosesi Hari Jadi hingga dan atraksi. Semuanya akan bernuansa keris. Ini bentuk penghormatan kita terhadap para pembuat keris di Sumenep, masuk terbesar di Indonesia, bahkan ditingkat Asia,”ungkapnya. Selain itu, kata Bambang, pada tanggal 30 dan 31 Oktober nanti, pihaknya juga merancang semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sumenep berbusana khas keraton. “Kita ingin Hari Hadi Ke 744 Kabupaten Sumenep ini ada rasa heroisme dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan hingga di pedesaan,”pungkasnya. ( Nita, Esha )