Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-10-2008
  • 471 Kali

Pengusaha Tidak Disulitkan, Perlu Pelayanan Terpadu

News Room, Senin ( 13/10 ) Di era demokrasi politis dan ekonomis yang sedang berjalan saat ini, daerah memiliki akses langsung bagaimana berpikir untuk mengembangkan pola perekonomian untuk mensejahterakan rakyat. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Badan Penanaman Modal Propinsi Jatim, Soetowo kepada sejumlah wartawan usai menjadi penyaji pada acara Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengembangan Penanaman Modal se Kabupaten Sumenep, di Gedung Pertemuan Hotel Garuda Sumenep, Senin (13/10). Menurutnya, dalam analisa Badan Penanaman Modal, untuk mengembangkan investasi penanam modal masuk, daerah harus mulai memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah. Disamping itu, perlunya pelayanan terpadu, dimana para pengusaha tidak merasa kesulitan dengan mekanisme birokrasi yang ada. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Penanaman Modal Kabupaten Sumenep, Ir. H. Budi Dadik, MM mengungkapkan, pihaknya selalu melakukan koordinasi terhadap instansi terkait, para pengusaha dan komponen pelaku ekonomi di Sumenep, agar semua tahu arah konsentrasi potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Sumenep. Salah seorang pengusaha asal Sumenep, Ir. Yusup Ismail, kedepan diharapkan Pemerintah Kabupaten Sumenep lebih memiliki kemandirian jaringan komunikasi informasi komoditas Sumenep yang baik, sehingga dengan sendirinya akan mengundang para investor. Karena itu, pelayanan mempermudah investor yang ditunjang fasilitas pelayanan satu pintu, sehingga semua pihak berpikir bagaimana mengembangkan dunia usaha dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. ( Ren, Esha )