Media Center, Ahad (14/12) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kecamatan Bluto menyelenggarakan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Ranting dan Pengurus Rayon, yang dirangkaikan dengan Konferensi PAC Pagar Nusa Bluto, Ahad, (14/12/2025). Acara bertempat di Desa Pekandangan Sangrah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan R,ersebut dihadiri oleh Kapolsek Bluto, perwakilan MWC NU Bluto Ustadz Homaidi, perwakilan sejumlah Badan Otonom (Banom) NU di lingkungan MWC NU Bluto, jajaran pengurus Pagar Nusa, tokoh masyarakat, dan para pendekar.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, telah dilaksanakan pengukuhan dan baiat terhadap pengurus mengomel dan rayon yang secara resmi dinyatakan sah dan siap menjalankan amanah organisasi. Adapun pengurus yang telah dikukuhkan dan dibaiat meliputi:
1. Ranting Karang Cempaka
2. Rayon Nasrul Ulum
3. Rayon Cimande Mahapatih Pekandangan Sangrah
4. Ranting Pekandangan Sangrah
5. Ranting Kapedi II
6. Ranting Aeng Baja Kenek
Prosesi pengukuhan dan baiat dipimpin langsung oleh Ketua PAC PSNU Pagar Nusa Kecamatan Bluto Yudo, S.Pd.I, sebagai bentuk penguatan komitmen keorganisasian, kedisiplinan, serta kesiapan para pengurus dalam menjaga marwah Pagar Nusa sebagai organisasi pencak silat yang berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama'ah.
Dalam Berbagainya, Yudo, S.Pd.I menegaskan bahwa pengukuhan dan baiat bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan merupakan ikrar tanggung jawab moral dan organisatoris.
“Pengukuhan dan baiat ini bukan sekedar seremonial, tetapi merupakan ikrar tanggung jawab moral dan organisatoris. Para pengurus mengomel dan rayon harus siap mengabdi, menjaga disiplin organisasi, serta menjadi garda terdepan dalam membina kader Pagar Nusa di lingkungannya masing-masing,” tegas Yudo.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya soliditas dan loyalitas kader dalam menjaga marwah Pagar Nusa sebagai badan otonom NU.
“Pagar Nusa harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi pencak silat yang santun, berprestasi, dan berakhlakul karimah. Sinergi dengan NU, aparat keamanan, serta elemen masyarakat menjadi kunci untuk menjaga kondusivitas dan persatuan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Sumenep Drs. KH Abdul Muiz Ali Wafa, dalam Arahnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat mengomel dan rayon.
“Penguatan organisasi harus dimulai dari bawah. Ranting dan rayon adalah ujung tombak kaderisasi Pagar Nusa. Dengan struktur yang kuat, disiplin yang terjaga, dan komitmen yang lurus, Pagar Nusa akan terus tumbuh menjadi organisasi yang bermanfaat bagi NU, bangsa, dan umat,” tutur Abdul Muiz.
Setelah prosesi pengukuhan dan pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Konferensi PAC Pagar Nusa Bluto sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkat kecamatan untuk melakukan evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, serta memperkuat konsolidasi organisasi.
Menutup rangkaian kegiatan, para pimpinan berharap Konferensi PAC ini mampu melahirkan kepengurusan yang amanah serta program kerja yang berorientasi pada kaderisasi, prestasi, dan kemaslahatan umat.
Melalui kegiatan ini, PAC Pagar Nusa Bluto menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembinaan kader, pengembangan prestasi pencak silat, serta menjaga sinergi dengan NU, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
(Miko, Han)