Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-05-2015
  • 459 Kali

Penguatan Poktan Tembakau Melalui Fasilitasi Penyuluhan 2015

News Room, Selasa ( 26/05 ) Dengan kegiatan penguatan kelembagan Kelompok Tani tembakau melalui fasilitasi penyuluhan 2015 oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep diharapkan lembaga kelompok tani, khususnya tembakau di Sumenep menjadi kuat dan mampu menjawab tantangan jaman.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada pembukaan Dengan Kegiatan Penguatan Kelembagan Kelompok Tani Tembakau Melalui Fasilitasi Penyuluhan 2015 di Aula Sanggar Kegiatan Daerah (SKD) Batuan Sumenep, Selasa (26/05).

“Jadi, lembaga kelompok tani ke depan harus kuat dan memiliki sumber daya manusia yang mamiliki banyak wawasan dan pengetahuan,”ungkapnya.

Diakui Bupati jika potensi lahan tembakau yang dimiliki Kabupaten Sumenep, yakni sekitar 16.290 hektar dengan total produksi sebanyak 9.340 ton. Sedangkan di tahun 2015 ini diproyeksikan areal tanaman tembakau sekitar 21.893 hektar dengan perkiraan produksi mencapat 13.136 ton.

Ditambahkan, berkaitan dengan perdagangan tembakau tidak lepas dengan kekuatan internasional, dengan kekuatan kapitalisme yang sulit dielakkan. Sebab, dalam menentukan kualitas maupun harga tembakau bergantung dari penciuman hidung kanan dan kiri yang selalu berbeda.

“Karena itu tidak ada jalan lain untuk menguatkan ekonomi lokal diperlukan penguatan sumberdaya manusia dan pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan sosialsiasi untuk penguatan kelembagaan kelompok tani.”tandasnya.

Sementara itu pada tahun 2015 ada 240 kelompok tani yang akan mendapatkan modal usaha dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan masing-masing kelompok akan mendapat dana bantuan usaha sebesar Rp. 15 juta. Sebenarnya ada 255 kelompok yang masuk di awal. Namun setelah dilakukan pembenahan adminitrasi hanya 240 kelompok yang lapayk mendapat bantuan. ( Ren, Esha )