Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-05-2018
  • 642 Kali

Penghargaan Buat Peraih Debat Bahasa Arab Internasional 2018

Media Center, Rabu ( 02/05 ) Nuriyah Lailatus Sakinah, putri Kepala Desa Belluk Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, M. Salehoddin, mendapat apresiasi dari Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, menjadi salah satu penerima penghargaan atas prestasinya pada ajang 4th International Schools Arabic Debating Championship, yang meraih prestasi Juara I Tazkia Internasional Islamic Boarding School yang mewakili Indonesia, tampil dalam Lomba Debat Bahasa Arab Internasional, di Doha, Qatar tanggal 7 hingga 11 April 2018 lalu.

Saat ditemui Media Center, Rabu (02/05) usai menerima penghargaan dari Bupati Sumenep pada Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Bupati Sumenep, Nuriyah Lailatus Sakinah yang didampingi 3 teman yang menjadi timnya, Aftina Zakiya Wafda (Tuban), Shofiah Ahmad Dzaky (Malang), dan Aqidatul Izza (Balikpapan), mengucapkan terima kasih dan mengaku bersyukur, dirinya mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulillah, saya menyampaikan terima kasih, khususnya kepada Bupati atas apresiasinya dengan dukungan Camat Ambunten yang telah menfasilitasi hingga saya hadir disini,” ungkapnya.

Nuriyah, gadis berjilbab kelahiran 18 September 2001 ini mengaku tidak menyangka, dirinya bersama teman-temannya akan meraih prestasi tingkat internasional, seperti Lomba Debat Bahasa Arab Internasional 2018 ini. Apalagi pesertanya banyak dari negara Timur Tengah, Polandia dan sebagainya, bahkan logo Indonesia berada di posisi paling bawah.

Namun, Nuriyah dan juga diiyakan teman-temannya mengaku bertekad untuk membuktikan bahwa Indonesia juga mampu berprestasi tingkat Internasional dan menjadi yang terbaik. Dan diakui Nuriyah, jika persiapan untuk mengikuti Lomba Debat Bahasa Arab Internasional tersebut dilakukan selama 4 bulan.

“Persiapannya cukup lama, karena kami harus mendalami materi bahasa Arab dulu dengan membaca materi 15 judul buku Bahasa Arab,” tambahnya. ( Ren, Esha )